Cegah Insiden Keracunan, Polisi Sidak SPPG di Kademangan dan Talun untuk Pastikan MBG Aman

Fajar Rahmad Ali Wardana • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 14:00 WIB
CEK KEAMANAN PANGAN: Polisi mengecek dua SPPG di Kademangan dan Talun untuk memastikan seluruh tahapan dijalankan sesuai SOP, Selasa (22/9).
CEK KEAMANAN PANGAN: Polisi mengecek dua SPPG di Kademangan dan Talun untuk memastikan seluruh tahapan dijalankan sesuai SOP, Selasa (22/9).

BLITAR KAWENTAR – Sidak SPPG dilakukan jajaran Polres Blitar sebagai langkah pencegahan terhadap potensi insiden keracunan makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemeriksaan menyasar dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola oleh Polri.

Dua SPPG yang menjadi sasaran sidak SPPG tersebut berada di Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, dan Desa Bendosewu, Kecamatan Talun. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penyediaan makanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Langkah sidak SPPG ini dilakukan setelah kasus keracunan akibat program MBG di sejumlah daerah menjadi perhatian kepolisian. Polres Blitar tidak ingin kejadian serupa terjadi di wilayahnya. Karena itu, pengawasan langsung dilakukan mulai dari kondisi dapur hingga makanan yang akan diberikan kepada penerima manfaat.

Baca Juga: 17 Sekolah dan 5 ILP di Kota Blitar Tak Terima MBG, SPPG Cik Ditiro Disuspend Usai Siswa Keluhkan Mu

Polisi Periksa Kendaraan hingga Dapur SPPG

Pengecekan dilakukan pada Selasa (22/9). Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution bersama jajarannya memulai pemeriksaan dari kendaraan operasional dapur SPPG.

Setelah itu, petugas mengecek kondisi dan kelengkapan ruangan dapur. Pemeriksaan juga mencakup proses pengolahan makanan serta kesiapan petugas yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.

Baca Juga: Izin Dapur MBG Jadi Atensi Utama, Pemkot Blitar Kawal Ketat 30 SPPG agar Sesuai Regulasi

Dalam kegiatan tersebut, polisi memberikan arahan kepada seluruh petugas SPPG agar tidak mengabaikan prosedur yang telah ditetapkan. Kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, proses pengolahan, hingga standar keamanan pangan menjadi bagian yang mendapat perhatian.

“Kami tekankan kepada seluruh petugas SPPG untuk senantiasa memperhatikan kebersihan, kualitas bahan makanan, proses pengolahan, serta standar keamanan pangan dalam setiap pelaksanaan tugas. Hal ini penting untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan terjadi,” ujar Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution.

Sampel Menu MBG Turut Diperiksa

Pengawasan tidak berhenti pada pemeriksaan fasilitas dan penerapan SOP. Polisi juga mengecek secara langsung sampel menu makanan yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat.

Pemeriksaan sampel tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang telah disiapkan memenuhi standar kelayakan dan keamanan pangan sebelum diberikan kepada masyarakat. Penerima manfaat program MBG, termasuk para pelajar, menjadi salah satu sasaran yang diperhatikan dalam pengawasan tersebut.

Kualitas makanan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program MBG. Karena itu, setiap tahapan penyediaan makanan perlu diperhatikan, mulai dari bahan yang digunakan, proses pengolahan, hingga makanan siap didistribusikan.

Melalui pemeriksaan tersebut, kepolisian ingin memastikan makanan yang keluar dari dapur SPPG berada dalam kondisi yang layak dan aman untuk dikonsumsi penerima manfaat.

Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG di Kota Blitar, SPPG Di-suspend Sambil Tunggu Hasil Lab

Bentuk Dukungan terhadap Program MBG

Kapolres Blitar menyebut kegiatan pengawasan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah pusat, khususnya program Makan Bergizi Gratis.

Pihak kepolisian berupaya memastikan pelaksanaan program tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan makanan bagi penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan kelayakan pangan.

Baca Juga: Siswa Diduga Keracunan MBG di Kota Blitar, SPPG Terancam Suspend dan Sampel Makanan Diperiksa

“Pengawasan secara langsung ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses penyediaan makanan berjalan sesuai standar, sehingga makanan yang diberikan kepada masyarakat benar-benar aman, layak dan memenuhi kebutuhan gizi,” jelasnya.

Polres Blitar juga berharap pengawasan dapat dilakukan secara berkala. Dengan demikian, pelaksanaan program MBG melalui SPPG Polres Blitar 1 dan 2 dapat berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.

Pengecekan terhadap dapur SPPG menjadi bagian dari upaya memastikan proses penyediaan makanan tetap berjalan dengan baik. Selain menjaga keamanan pangan, pengawasan juga diarahkan agar program MBG dapat dilaksanakan secara aman dan memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.

Dengan adanya pengawasan langsung tersebut, kepolisian berharap seluruh petugas SPPG semakin memperhatikan setiap tahapan dalam penyediaan makanan. Mulai dari kebersihan, kualitas bahan, pengolahan, hingga makanan siap diberikan kepada masyarakat harus tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Editor : Regina Gavin Agata
sidak SPPG Makan Bergizi Gratis SPPG keamanan pangan polres blitar