BLITAR KAWENTAR - Nasi pecel Mbak Ira khas Madiun menjadi salah satu pilihan kuliner yang cocok disantap sebelum memasuki bulan Ramadan. Berada di kawasan Alternatif Cibubur, nasi pecel ini menawarkan sambal pecel racikan sendiri dengan cita rasa pedas, gurih, dan kaya rempah. Tak hanya nasi pecel, tersedia pula garang asem ayam yang segar dan cocok disantap bersama.
Menjelang Ramadan, menyantap sarapan sebelum mulai berburu kebutuhan puasa menjadi pilihan yang dilakukan banyak orang. Salah satu menu yang bisa menjadi pilihan adalah nasi pecel khas Madiun milik Mbak Ira.
Kuliner tersebut menarik perhatian karena mempertahankan karakter rasa khas Madiun, terutama pada sambal pecelnya. Sambal dibuat sendiri untuk menjaga cita rasa sekaligus memastikan bumbu yang digunakan tetap sesuai dengan karakter pecel khas daerah asalnya.
Sambal Pecel Medok dengan Rasa Pedas
Sambal pecel menjadi bagian yang paling menonjol dari hidangan ini. Cita rasanya terasa pedas, tetapi masih nyaman untuk disantap. Selain cabai, aroma kencur, bawang, dan daun jeruk juga cukup kuat ketika sambal dicampurkan dengan nasi dan sayuran.
Tekstur sambalnya pun tidak dibuat terlalu halus. Masih terdapat butiran kacang yang memberikan sensasi renyah ketika disantap. Perpaduan tersebut membuat nasi pecel tidak hanya menawarkan rasa pedas dan gurih, tetapi juga tekstur yang lebih beragam.
Keaslian rasa menjadi perhatian Mbak Ira. Karena itu, sambal pecel dibuat sendiri. Racikan tersebut membuat karakter bumbunya terasa lebih medok dan memiliki aroma rempah yang kuat.
Sayuran yang digunakan juga dimasak dengan tingkat kematangan yang pas. Proses perebusan tidak dilakukan terlalu lama sehingga sayuran masih terasa renyah ketika dikunyah.
Tekstur tersebut menjadi salah satu daya tarik nasi pecel. Sayuran yang masih crunchy berpadu dengan sambal kacang yang memiliki butiran kacang sehingga menghasilkan sensasi berbeda dalam setiap suapan.
Garang Asem Ayam yang Segar
Selain nasi pecel, pengunjung juga bisa mencoba garang asem ayam. Hidangan berkuah tersebut memiliki cita rasa gurih sekaligus asam yang cukup menyegarkan.
Kuah garang asem terlihat sedikit keruh karena menggunakan santan. Namun, teksturnya tidak terlalu pekat sehingga tetap terasa ringan ketika diminum. Kaldu ayam berpadu dengan rempah yang cukup kuat, menghasilkan rasa gurih yang tetap menyegarkan.
Baca Juga: Berburu Kuliner Nasi Pecel Blitar Legendaris di Warung Mbok Bari
Potongan ayam yang disajikan juga cukup banyak. Porsi tersebut bahkan dinilai dapat dinikmati bersama untuk dua orang, tergantung selera dan kebutuhan makan.
Rasa segar pada garang asem semakin terasa karena adanya belimbing wuluh dan tomat hijau. Beberapa cabai utuh juga dimasak bersama kuah. Meski kuahnya tidak terlalu pedas, sensasi pedas bisa ditambah dengan menggerus cabai yang tersedia.
Cocok untuk Sarapan Menjelang Ramadan
Nasi pecel Mbak Ira khas Madiun di kawasan Alternatif Cibubur bisa menjadi pilihan bagi pencinta kuliner tradisional yang ingin menikmati menu sarapan dengan rasa kuat.
Setelah menyantap makanan, aktivitas. Dalam tayangan tersebut, pengunjung juga berburu berbagai bahan untuk membuat takjil, mulai dari nata de coco, jelly, hingga sirup dengan beragam pilihan rasa.
Perpaduan nasi pecel khas Madiun, garang asem, dan berbagai kebutuhan Ramadan membuat kawasan tersebut menarik dikunjungi sebelum bulan puasa.
Baca Juga: Warung Nasi Pecel Legendaris Mak As di Gang Sempit Kota Blitar Ini Jadi Langganan Para Pelajar
Bagi pencinta makanan tradisional, nasi pecel Mbak Ira menawarkan pengalaman menikmati pecel dengan sambal kacang yang dibuat sendiri, sayuran yang tetap renyah, serta rasa rempah yang kuat. Hidangan tersebut menjadi pilihan sarapan yang mengenyangkan.
Editor : Difa'un NadhirohSumber : Diolah dari berbagai sumber