Wakil Ketua Panitia Musorkotlub KONI Kota Blitar, Heru Puji, mengatakan pelaksanaan Musorkotlub telah dituntaskan sesuai batas waktu yang ditetapkan. Hal itu berkaitan dengan ketentuan KONI Provinsi Jawa Timur yang membatasi masa berlaku SK Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Kota Blitar hingga 30 Oktober.
“Alhamdulillah, Musorkotlub sudah tuntas. Karena ada aturan dari KONI provinsi bahwa SK masa berlaku Plt ketua KONI dibatasi sampai 30 Oktober,” ujar Heru.
Baca Juga: Sosialisasi MBK 24 Jam Belum Maksimal, Pedagang Baru Terima Informasi dari Medsos
Menurut Heru, setelah Musorkotlub selesai, tahapan berikutnya adalah menunggu penerbitan SK definitif dari KONI Provinsi Jawa Timur. SK tersebut menjadi salah satu dokumen penting agar kepengurusan KONI Kota Blitar dapat berjalan secara definitif di bawah kepemimpinan baru.
Setelah SK diterbitkan, tahapan selanjutnya dapat dilanjutkan dengan proses pelantikan ketua dan kepengurusan KONI Kota Blitar yang baru. Dengan demikian, organisasi dapat segera menjalankan program kerja serta pembinaan olahraga sesuai ketentuan yang berlaku.
Heru menjelaskan, persiapan Musorkotlub dilakukan dalam waktu relatif singkat. Panitia hanya memiliki waktu sekitar 14 hari untuk mempersiapkan sekaligus melaksanakan agenda tersebut, yakni mulai 9 hingga 22 September.
Baca Juga: Pordasi Kuda Memanah Blitar Bidik Emas di Kejurnas Seri 2 DKI Jakarta
Waktu tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal karena masa berlaku kepemimpinan Plt Ketua KONI Kota Blitar akan berakhir pada 30 Oktober. Pelaksanaan Musorkotlub pun menjadi tahapan penting untuk memastikan keberlanjutan roda organisasi.
Dalam Musorkotlub yang digelar Selasa (22/9), Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba resmi terpilih sebagai Ketua KONI Kota Blitar. Elim memperoleh 24 suara, sedangkan calon lainnya, Ratih Dewi Indarti, mendapatkan 20 suara.
Proses pemilihan tersebut sempat diwarnai ketegangan di Gedung Kusumo Wicitra. Massa dari sejumlah cabang olahraga (cabor) lain sempat memaksa masuk ke dalam gedung untuk mengikuti pelaksanaan Musorkotlub.
Situasi kemudian berhasil diredam oleh aparat kepolisian yang berjaga di lokasi. Pengamanan dilakukan untuk memastikan agenda Musorkotlub tetap berjalan hingga proses pemilihan selesai.
Setelah terpilih, Elim Tyu Samba menyatakan siap bekerja maksimal. Fokus awal yang akan dilakukan adalah menyusun kepengurusan baru.
Menurut Elim, pembentukan kepengurusan baru penting agar roda organisasi dapat berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Pembenahan internal juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga Kota Blitar.
Baca Juga: Pramuka MTsN 5 Blitar Punya Banyak Manfaat, Prasanema Scout Jadi Wadah Latih Kemandirian dan Kepedul
Selain pembenahan internal, komunikasi dengan Pemkot Blitar menjadi perhatian. Elim menilai Pemkot Blitar merupakan mitra strategis dalam keberlangsungan pembinaan olahraga di Kota Blitar.
Komunikasi tersebut termasuk berkaitan dengan anggaran hibah yang nantinya digunakan untuk mendukung kepentingan pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga.
Setelah SK definitif dari KONI Provinsi Jawa Timur diterbitkan, tahapan berikutnya juga diarahkan pada penyusunan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk sisa dana yang masih tersedia. Dengan demikian, proses administrasi organisasi dan dukungan anggaran dapat kembali berjalan sesuai ketentuan. (sub/c1)
Editor : Azahra Meilisani Salma