Siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar Bertambah 27 Anak, Kini Capai 216 Siswa

Noormalady Usman • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 11:00 WIB
Sebanyak 27 siswa baru bergabung di Sekolah Rakyat Kota Blitar, sehingga total mencapai 216 siswa.
Sebanyak 27 siswa baru bergabung di Sekolah Rakyat Kota Blitar, sehingga total mencapai 216 siswa.

BLITAR KAWENTAR – Jumlah siswa Sekolah Rakyat (SR) Kota Blitar kembali bertambah. Sebanyak 27 siswa baru bergabung sehingga total peserta didik kini mencapai 216 anak, dari sebelumnya 189 siswa.

Penambahan siswa tersebut dilakukan secara bertahap sesuai dengan konsep pendidikan berasrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat. Sistem tersebut memungkinkan siswa bergabung dalam waktu berbeda tanpa harus khawatir tertinggal materi pembelajaran.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar Eka Atikah mengatakan, penerimaan siswa secara bertahap memang telah direncanakan sejak awal. Menurutnya, pola pembelajaran di sekolah berasrama memiliki waktu belajar lebih panjang dibandingkan sekolah reguler.

Baca Juga: Waterbom Bali Punya Wahana Seru untuk Keluarga, Ada Lazy River hingga Flowrider

“Sekolah ini memang didesain untuk menerima siswa secara bertahap. Karena ini sekolah asrama, jam belajarnya lebih banyak daripada sekolah nonasrama. Jadi, meskipun masuk belakangan, tidak perlu khawatir ketinggalan pelajaran,” ujarnya.

Eka menuturkan, siswa yang lebih dahulu masuk kini mulai terbiasa dengan kehidupan di asrama. Mereka telah menjalani berbagai kegiatan selama sekitar satu setengah bulan.

Sementara itu, siswa yang baru bergabung selama sekitar dua minggu juga disebut sudah mampu beradaptasi. Mereka mulai merasa nyaman dan dapat berbaur dengan teman-teman yang lebih dahulu tinggal di asrama.

Baca Juga: Waterbom Bali, Taman Air di Kuta yang Dikelilingi Hutan dan Punya Seluncuran Ekstrem

Kondisi tersebut diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran orang tua yang masih ragu menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat. Terlebih, kesempatan untuk bergabung masih terbuka karena kuota penerimaan belum sepenuhnya terpenuhi.

“Teman-teman bisa melihat sendiri, anak-anak sudah terlihat nyaman karena sudah satu setengah bulan di sini. Bahkan, ada yang baru masuk dua minggu juga sudah kerasan bersama teman-temannya,” katanya.

Eka menyebut, pemerintah menerima sejumlah usulan dari warga Kota Blitar maupun luar daerah yang ingin menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat. Meski demikian, penerimaan tetap diprioritaskan bagi keluarga yang sangat membutuhkan.

Apabila kuota untuk warga Kota Blitar masih tersedia, pemerintah juga membuka kesempatan bagi calon siswa dari luar daerah yang memenuhi kriteria.

“Sebagian besar ada yang mengusulkan melalui kanal Sapa Mas Wali. Bahkan, beberapa juga berasal dari luar Kota Blitar. Kami cek terlebih dahulu, dan kalau memang memungkinkan untuk masuk SR, kami perbolehkan,” jelasnya.

Pola penerimaan tersebut dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kondisi dan kriteria calon peserta didik. Pemerintah terlebih dahulu melakukan pengecekan sebelum memberikan kesempatan kepada calon siswa untuk bergabung.

Baca Juga: Bali Safari Punya 5 Daya Tarik, Bukan Sekadar Kebun Binatang Biasa

Tidak hanya memberikan akses pendidikan, Pemkot Blitar juga menyiapkan dukungan bagi keluarga siswa yang berasal dari Kota Blitar.

Eka meminta kondisi rumah keluarga peserta didik turut diperiksa. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kemungkinan keluarga mendapatkan bantuan perbaikan tempat tinggal melalui program bedah rumah.

Selain perbaikan rumah, keluarga siswa juga berpeluang memperoleh fasilitas pemberdayaan ekonomi. Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung keberlanjutan pendidikan anak.

Baca Juga: Bali Farm House, Wisata Ala Swiss di Bali yang Punya Alpaka hingga Kuda

“Bagi warga Kota Blitar yang anaknya bersekolah di sini, tolong dicek kondisi rumahnya. Nanti juga bisa difasilitasi bedah rumah dan pemberdayaan ekonomi untuk keluarganya,” pungkasnya. (bud/c1/ady)

Editor : Azahra Meilisani Salma
sekolah rakyat blitar siswa sekolah rakyat pendidikan blitar dinsos kota blitar Pemkot Blitar