BLITAR KAWENTAR– Puncak Dies Natalis SMKN 1 Kademangan ke-23 berlangsung meriah dengan menghadirkan sejumlah agenda pengembangan pendidikan vokasi. Kegiatan yang digelar Selasa (29/9) tersebut tidak hanya menjadi momentum peringatan hari jadi sekolah, tetapi juga menjadi ajang memperkenalkan inovasi pembelajaran berbasis praktik, teknologi, pertanian, dan kewirausahaan.
Dalam puncak Dies Natalis SMKN 1 Kademangan tersebut, terdapat empat agenda utama. Yakni grand opening Edu Wisata Agro Tekno Park, peluncuran Entrepreneur School, Skaneka Fest II, serta puncak peringatan dies natalis ke-23. Rangkaian kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr Aries Agung Paewai SSTP MM, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar Dr Indiyah Nurhayati MPd, para kepala SMK se-Kabupaten Blitar, serta sejumlah tamu undangan.
Perkuat Pendidikan Vokasi
Baca Juga: Cara Login Simulasi TKA SD, SMP, SMA, dan SMK, Lengkap dengan Tahapannya
Kepala SMKN 1 Kademangan Hadi Sucipto MPd mengatakan, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan vokasi di sekolah. Salah satunya melalui sinergi dengan PT United Tractors Tbk Cabang Surabaya.
Menurut Hadi, kolaborasi dengan dunia industri dibutuhkan agar pembelajaran siswa tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Siswa juga perlu memperoleh pengalaman dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kolaborasi dengan dunia industri menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan vokasi. Kami ingin siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran di sekolah, tetapi juga memiliki pengalaman dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Hadi.
Baca Juga: Abdian Putra, Guru Blitar yang Terpilih Magang ke Jerman, Bawa Misi Besar untuk SMK
Selain United Tractors, SMKN 1 Kademangan juga menjalin kolaborasi dengan perusahaan lainnya. Petrokimia Gresik, misalnya, memberikan beasiswa kepada sejumlah siswa yang berprestasi di bidang pertanian.
Sekolah tersebut berdiri di atas lahan sekitar 4,5 hektare dengan tujuh kompetensi keahlian. Kehadiran Edu Wisata Agro Tekno Park menjadi salah satu langkah untuk mengembangkan pembelajaran yang memadukan praktik, teknologi, pertanian, dan kewirausahaan.
Edu Wisata Agro Tekno Park Jadi Sarana Belajar
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr Aries Agung Paewai mengapresiasi pengembangan pendidikan di SMKN 1 Kademangan. Menurutnya, sekolah tersebut memiliki ekosistem pembelajaran yang cukup kuat, terutama pada bidang peternakan, perikanan, dan pertanian.
Aries menilai Edu Wisata Agro Tekno Park dapat menjadi sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Fasilitas tersebut juga tidak hanya diperuntukkan bagi siswa SMKN 1 Kademangan.
Siswa dari jenjang sekolah dasar hingga menengah juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengenal proses pertanian dan peternakan secara langsung.
“Bukan hanya untuk murid SMKN 1 Kademangan, tetapi juga anak sekolah dasar. Mereka bisa mengenal bagaimana proses peternakan dan pertanian,” ujarnya.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Garum, Pelajar SMK 16 Tahun Tewas dalam Tabrakan Tiga Motor
Aries juga menekankan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya bertujuan membuat siswa mampu menggunakan teknologi. Kemampuan berwirausaha juga perlu dibangun melalui pengetahuan dan pengalaman selama berada di sekolah.
Menurutnya, sekolah kejuruan memiliki jejaring dan kerja sama yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri. Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi lulusan untuk bekerja di industri maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Ia berharap pengembangan ekosistem pendidikan di SMKN 1 Kademangan dapat terus dijaga dan dikembangkan. Peringatan usia sekolah yang ke-23 diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi bagian dari proses panjang untuk terus maju.
Baca Juga: Workshop Film Pendek di SMKN 1 Kademangan, 70 Siswa Ditantang Bikin Karya, Bukan Sekadar Nonton
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar Dr Indiyah Nurhayati MPd menjelaskan bahwa Edu Wisata Agro Tekno Park merupakan konsep edukasi yang memadukan pembelajaran dengan pariwisata.
Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan siswa dari berbagai jenjang pendidikan untuk mendapatkan pengalaman belajar secara langsung. Dari tujuh program keahlian yang dimiliki SMKN 1 Kademangan, bidang peternakan, perikanan, dan pertanian menjadi beberapa kompetensi yang cukup diminati.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Dies Natalis SMKN 1 Kademangan ke-23 sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan pengembangan pendidikan vokasi yang menggabungkan pembelajaran, dunia industri, teknologi, pertanian, serta kewirausahaan.
Editor : Regina Gavin Agata