Ibu-Anak Sempat Terjebak Kobaran Api, Kebakaran Rumah di Blitar Diduga akibat Korsleting Listrik

M. Luki Azhari • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 09:43 WIB
EVAKUASI: Petugas Damkar Kota Blitar mengevakuasi seorang anak yang sempat terjebak kobaran api dalam kebakaran rumah di Jalan Semeru, Kepanjenkidul, Rabu (30/9).
EVAKUASI: Petugas Damkar Kota Blitar mengevakuasi seorang anak yang sempat terjebak kobaran api dalam kebakaran rumah di Jalan Semeru, Kepanjenkidul, Rabu (30/9).

BLITAR KAWENTAR – Kebakaran rumah terjadi di Jalan Semeru, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Rabu (30/9) malam. Dalam peristiwa tersebut, seorang ibu bersama tiga anaknya sempat terjebak di bagian belakang rumah setelah kobaran api menutup akses pintu depan.

Kebakaran rumah itu terjadi sekitar pukul 19.30, sesaat setelah salat isya. Bangunan yang dihuni tujuh jiwa tersebut terbakar pada bagian ruang tamu dan ruang keluarga. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada korban jiwa maupun luka bakar.

Api Membesar di Ruang Tengah

Baca Juga: Rutin Basahi Sel Aktif TPA, DLH Kota Blitar Perketat Antisipasi Kebakaran saat Kemarau

Adik pemilik rumah, Arif, 40, mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui setelah salah seorang keponakannya berteriak meminta pertolongan. Saat kejadian, Arif sedang menjalankan tugas sebagai juru parkir di depan rumah.

Mendengar teriakan tersebut, Arif langsung berlari masuk ke rumah. Namun, saat tiba di dalam, kobaran api sudah membesar di bagian ruang tengah.

“Keponakan saya mendadak lari keluar, berteriak minta tolong. Pas saya lari masuk, api di ruang tengah itu sudah tinggi,” ungkap Arif.

Baca Juga: Kebakaran TPA Kota Blitar Diantisipasi, DLH Perketat Pengawasan saat Kemarau

Pada saat yang hampir bersamaan, kakak Arif, Rahma, sedang hendak mengambil charger ponsel di area tengah rumah. Rahma kemudian dikejutkan dengan kobaran api yang semakin membesar.

Kondisi tersebut membuat Rahma bersama tiga anaknya segera bergerak menuju bagian belakang rumah. Mereka tidak bisa menggunakan pintu depan karena akses tersebut sudah tertutup kobaran api.

Ibu dan Tiga Anak Berhasil Keluar

Situasi sempat mencekam karena Rahma dan tiga anaknya berada di bagian belakang rumah dalam kondisi akses utama terhalang api. Beruntung, masih terdapat pintu samping yang bisa digunakan untuk menyelamatkan diri.

“Gara-gara pintu depan terhalang api, kakak dan anak-anaknya lari ke belakang. Alhamdulillah, mereka bisa keluar selamat lewat pintu samping,” beber Arif.

Dengan menggunakan akses tersebut, Rahma dan ketiga anaknya akhirnya berhasil keluar dari rumah dalam keadaan selamat. Empat penghuni yang sempat terisolasi di area belakang juga berhasil dievakuasi tanpa mengalami luka bakar.

Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan penanganan setelah menerima laporan kejadian melalui call center 113. Kepala UPT Damkarmat Kota Blitar Bayu Wijayanto mengatakan, petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah laporan diterima.

Baca Juga: KidZania Bikin Anak Bisa Jadi Masinis, Teknisi hingga Pemadam Kebakaran

Sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran dikerahkan. Penanganan juga mendapat bantuan armada dari Damkar Kabupaten Blitar untuk mempercepat proses pemadaman.

Api Sempat Mengalami Flashover

Bayu menjelaskan, proses pemadaman kebakaran membutuhkan waktu sekitar 90 menit. Dalam penanganannya, petugas menghadapi kondisi api yang sempat mengalami flashover atau menyambar seluruh ruangan depan dengan cepat.

Baca Juga: Menteri Nusron Peringatkan Pengusaha, Kebakaran Lahan Bisa Bikin HGU Dibatalkan

“Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar 90 menit. Api sempat mengalami flashover atau menyambar seluruh ruangan depan dengan cepat,” terangnya.

Akibat kebakaran tersebut, dua ruangan utama rumah, yakni ruang tamu dan ruang keluarga, mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah barang di dalam rumah juga tidak dapat diselamatkan.

Satu unit sepeda motor, rak buku, serta sejumlah barang elektronik dilaporkan hangus terbakar. Kondisi bangunan dan barang-barang yang terdampak menunjukkan api sempat membesar dengan cepat sebelum petugas berhasil mengendalikan kobaran.

Bayu memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban yang mengalami luka bakar dalam kejadian tersebut. Sementara itu, nilai kerugian materiil dan penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Dugaan sementara, kebakaran rumah tersebut dipicu korsleting listrik. Namun, pihak berwajib masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api sekaligus menghitung total kerugian akibat kebakaran.

“Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Namun untuk kepastian penyebab dan total kerugian masih didalami oleh pihak berwajib,” tandas Bayu.

Editor : Regina Gavin Agata
Damkar Kota Blitar Jalan Semeru korsleting listrik blitar kebakaran rumah