Warung Lumintu Blitar Bertahan 50 Tahun di Pasar Legi, Menu Rumahan Mulai Rp6 Ribu Jadi Andalan

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:30 WIB
SEDERHANA: Menu sayur asam yang menyegarkan menjadi salah satu menu favorit.
SEDERHANA: Menu sayur asam yang menyegarkan menjadi salah satu menu favorit.

BLITAR KAWENTAR - Di tengah menjamurnya pilihan kuliner kekinian, Warung Lumintu Blitar tetap mempertahankan kesederhanaan.

 Berada di kawasan Pasar Legi Kota Blitar, warung ini telah bertahan selama kurang lebih 50 tahun dengan sajian masakan rumahan yang akrab di lidah masyarakat.

Warung Lumintu Blitar menjadi salah satu tempat makan yang mempertahankan konsep sederhana.

Baca Juga: TPP ASN Dipotong 15 Persen, Pemkot Blitar Alokasikan Rp 4 Miliar untuk Penuhi Kebutuhan UHC

 Tidak mengandalkan tampilan mewah, warung tersebut justru menjadikan cita rasa masakan sebagai daya tarik bagi pelanggan.

Saat ini, Warung Lumintu dikelola Sumiatun atau yang akrab disapa Mak Tun. Usaha tersebut merupakan generasi kedua yang meneruskan warung dari orang tuanya.

Selama puluhan tahun, Warung Lumintu tetap menyajikan beragam menu sederhana. Pilihan makanan yang tersedia antara lain nasi pecel, nasi campur dengan sayur lodeh, sayur bening, hingga rawon.

Baca Juga: Wanti-wanti Kontraktor Harus Sesuai Spesifikasi, Proyek Kantor Kejari Kabupaten Blitar Mulai Pasang

Salah satu menu yang menjadi andalan adalah sayur asem. Menu tersebut memiliki cita rasa khas masakan rumahan yang menjadi bagian dari daya tarik Warung Lumintu.

Bagi pelanggan, konsep makanan sederhana menjadi keunggulan tersendiri.

Sajian yang dibuat menyerupai masakan rumahan membuat warung ini tetap memiliki pelanggan meski pilihan tempat makan di Kota Blitar semakin beragam.

Mak Tun mengatakan masakan yang disajikan memang mengutamakan kesederhanaan.

Menurutnya, yang penting adalah rasa masakan sesuai dengan selera pelanggan sehingga mereka merasa puas.

“Masakannya memang sederhana, seperti masakan di rumah. Yang penting rasanya cocok dan pelanggan puas,” ujar Mak Tun.

Baca Juga: Warung Nasi Bantingan Pak Is di Tengah Maraknya Kafe Modern, Menu Sederhana Rp7 Ribu Tetap Diburu

Konsistensi cita rasa menjadi bagian penting dari perjalanan Warung Lumintu. Selama sekitar setengah abad, warung tersebut terus mempertahankan sajian yang menjadi cirinya.

Harga makanan yang ditawarkan relatif terjangkau.

Selain menu rumahan, harga menjadi salah satu daya tarik Warung Lumintu. Harga makanan yang ditawarkan relatif terjangkau, yakni mulai Rp6 ribu hingga Rp15 ribu per porsi.

Dengan kisaran harga tersebut, pelanggan dapat menikmati makanan yang mengenyangkan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Baca Juga: Keterampilan Warga Binaan Lapas Blitar Jadi Bekal Selepas Bebas, Ada Beternak hingga Menjahit

Hal itu membuat Warung Lumintu tetap menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar Pasar Legi.

Lokasi warung juga cukup dekat dengan sejumlah fasilitas penting di Kota Blitar. Dari Alun-Alun Kota Blitar, jaraknya sekitar 750 meter. Sementara dari Stasiun Blitar hanya sekitar 500 meter.

Warung Lumintu buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.00. Jam operasional tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati menu sarapan hingga makan siang.

Baca Juga: Paylater Mudahkan Transaksi, Orang Tua Diminta Waspadai Perilaku Konsumtif Anak

Keberadaan Warung Lumintu selama puluhan tahun menunjukkan bahwa kuliner sederhana masih memiliki tempat tersendiri.

Di tengah perkembangan kuliner dengan beragam konsep baru, cita rasa masakan rumahan yang konsisten tetap menjadi daya tarik.

Warung Lumintu bukan sekadar tempat makan di kawasan Pasar Legi.

Baca Juga: 200 Kios Pasar Legi Dibongkar, Lantai II Disulap Jadi Hall untuk Gaet Gen Z

 Perjalanan selama sekitar 50 tahun membuat warung tersebut menjadi bagian dari pilihan kuliner yang mempertahankan menu dan cita rasa sederhana dari generasi ke generasi. (arm/c1/sub)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
Warung Lumintu Blitar sayur asem masakan rumahan kuliner blitar pasar legi