BLITAR KAWENTAR – Es Krim Pak Ateng menjadi salah satu jajanan lawas Kota Blitar yang masih bertahan hingga sekarang. Usaha es krim yang sudah dikenal masyarakat sejak sekitar 1970 tersebut tetap eksis dan terus melayani pelanggan setianya.
Salah satu lapak Es Krim Pak Ateng berada di Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Kepanjen Lor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Keberadaannya menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati jajanan es krim dengan konsep sederhana.
Lilis, salah satu penjual Es Krim Pak Ateng, mengatakan usaha tersebut sudah ada sebelum dirinya ikut berjualan. Ia mulai berjualan setelah menikah pada 2000. Kemampuan berjualan tersebut diperolehnya dari sang ayah.
Menurut Lilis, usaha Es Krim Pak Ateng kini masih terus berjalan dan memiliki beberapa lapak. Dalam keterangannya, terdapat empat lapak, termasuk milik adiknya.
Dahulu, Es Krim Pak Ateng juga sempat dijual menggunakan mobil pikap. Namun, cara berjualan tersebut kemudian berubah setelah mendapat teguran dari pihak keamanan. Kini, penjualan dilakukan melalui lapak atau outlet.
Untuk pilihan rasa, Es Krim Pak Ateng menyediakan rasa yang cukup familiar bagi pelanggan, seperti cokelat, vanila, dan stroberi. Konsep penjualannya pun tetap sederhana tanpa banyak perubahan.
Pelanggan yang datang berasal dari berbagai kalangan. Tidak sedikit pembeli yang datang karena ingin menikmati kembali jajanan yang sudah mereka kenal sejak dulu.
Bertahannya Es Krim Pak Ateng selama puluhan tahun juga tidak lepas dari keberlanjutan usaha keluarga. Dari generasi sebelumnya, usaha tersebut terus dilanjutkan hingga sekarang.
Keberadaan Es Krim Pak Ateng menjadi salah satu contoh jajanan lawas di Kota Blitar yang masih mampu bertahan di tengah banyaknya pilihan kuliner baru. Kesederhanaan produk dan pelanggan yang tetap setia menjadi bagian dari perjalanan usaha tersebut sejak 1970 hingga kini.
Editor : Regina Gavin Agata