Hari Parlemen, Adi Santoso Tekankan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Rakyat

Noormalady Usman • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:32 WIB
Hari Parlemen, Adi Santoso Tekankan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Rakyat
Hari Parlemen, Adi Santoso Tekankan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Rakyat

BLITAR KAWENTAR – Peringatan Hari Parlemen setiap 16 Oktober menjadi momentum bagi anggota legislatif untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Kepercayaan masyarakat dinilai harus dijaga melalui kerja nyata dan perjuangan terhadap aspirasi warga.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Adi Santoso mengatakan, menjadi anggota DPRD bukan sekadar menduduki jabatan atau menjalankan rutinitas di gedung parlemen. Lebih dari itu, terdapat amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Menurutnya, anggota legislatif pada hakikatnya merupakan pekerja rakyat yang harus membuktikan bahwa tugas dan kebijakan yang dijalankan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Antrean BBM Subsidi Mengular di Blitar, Warga Keluhkan Waktu Terbuang

“Saya ini hanya sadermo buruhe rakyat. Dalam bahasa sederhana, saya hanyalah pekerja rakyat. Bahkan, kalau boleh diibaratkan, posisi kami ini seperti pekerja kontrak yang setiap saat harus membuktikan bahwa pekerjaan kami benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Adi menegaskan, keberhasilan anggota legislatif tidak cukup diukur dari selesainya pekerjaan administratif. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana aspirasi masyarakat diperjuangkan, persoalan warga mendapatkan perhatian, serta kebijakan yang dihasilkan membawa manfaat nyata.

Secara kelembagaan, DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan. Ketiga fungsi tersebut harus dijalankan dengan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Laporan Sanyo Hilang di Blitar, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga: Ternyata Diservis Tanpa Sepengetah

Dia menyadari, tidak semua persoalan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Terdapat batas kewenangan, mekanisme birokrasi, hingga kemampuan anggaran yang perlu menjadi pertimbangan.

Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk berhenti mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Adi menyebut, salah satu tantangan terbesar anggota dewan saat ini adalah menjaga kepercayaan publik. Terlebih, masyarakat semakin kritis dan memiliki ruang yang luas untuk menyampaikan pendapat serta mengawasi kinerja wakil rakyat.

Karena itu, kritik terhadap DPRD seharusnya dipandang sebagai bagian dari kontrol masyarakat dalam kehidupan demokrasi. Kritik tersebut dapat menjadi bahan evaluasi agar kinerja lembaga legislatif semakin baik.

“Bagi saya, kepercayaan tidak dibangun melalui baliho, spanduk, atau kata-kata manis. Kepercayaan dibangun melalui konsistensi antara ucapan dan tindakan, kesediaan mendengarkan kritik, serta keberanian mempertanggungjawabkan apa yang telah dan belum dikerjakan,” tegasnya.

Pada momentum Hari Parlemen, Adi kembali menekankan bahwa jabatan anggota DPRD merupakan amanah dari masyarakat. Anggota dewan dipilih oleh rakyat, bekerja untuk rakyat, dan pada akhirnya harus mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada rakyat. (*/ady)

Editor : Azahra Meilisani Salma
hari parlemen dprd kota blitar aspirasi masyarakat wakil rakyat adi santoso