Murid Makin Pintar AI, Radar Blitar dan Cabdindik Gelar Workshop untuk 150 Guru

Agus Muhaimin • Dipublikasikan Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:29 WIB
BERKESAN: Kepala Cabdindik Wilayah Blitar Indiyah Nurhayati, Kepala Biro Jawa Pos Radar Blitar Noor Malady Usman, undangan, dan para peserta Workshop AI untuk Guru berfoto usai kegiatan.
BERKESAN: Kepala Cabdindik Wilayah Blitar Indiyah Nurhayati, Kepala Biro Jawa Pos Radar Blitar Noor Malady Usman, undangan, dan para peserta Workshop AI untuk Guru berfoto usai kegiatan.

BLITAR KAWENTAR – Workshop AI untuk Guru yang digelar Jawa Pos Radar Blitar bersama Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Blitar menjadi upaya meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Kegiatan bertema “Guru Juga Mampu” tersebut diikuti hampir 150 guru di Edutorium SMKN 1 Blitar.

Short Course Workshop AI untuk Guru batch 2 ini memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengenal sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam proses pembelajaran. Terlebih, teknologi AI kini semakin dekat dengan kehidupan peserta didik.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Perdana Warna Blitar dan Hari-Hari Group. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap peningkatan kompetensi guru agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menerapkannya secara tepat di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Primbon Jawa Hari Membeli Motor, Mengapa Hitungan Guru Dianggap Membawa Kebaikan?

Guru Harus Lebih Mampu daripada Murid

Kepala Cabdindik Wilayah Blitar Indiyah Nurhayati mengapresiasi inisiatif Jawa Pos Radar Blitar yang memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan di Blitar Raya. Menurut dia, penguasaan teknologi AI menjadi hal penting bagi guru di tengah semakin familiernya peserta didik dengan teknologi tersebut.

“Terima kasih kepada Jawa Pos Radar Blitar karena sudah memberikan perhatian untuk dunia pendidikan di Blitar Raya. Guru harus mengenal dan memahami AI karena murid-murid sekarang juga sudah familier dengan AI. Jika murid bisa memanfaatkan AI, guru harus lebih mampu,” tegasnya.

Indiyah menilai kegiatan pelatihan seperti ini menjadi kesempatan positif bagi guru untuk terus meningkatkan kompetensi. Guru tidak boleh cepat puas dengan kemampuan yang dimiliki, tetapi harus terus bertumbuh, berkembang, dan berinovasi.

Upaya tersebut diperlukan agar tenaga pendidik dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing. Dengan pemahaman teknologi yang lebih baik, guru diharapkan semakin siap menghadapi perubahan kebutuhan pendidikan di era digital.

Peserta Nilai Materi Relevan dengan Kebutuhan Guru

Antusiasme peserta terlihat sepanjang workshop berlangsung. Nuriya Dwi Saputri, guru SMK PGRI 3 Blitar, menilai materi yang disampaikan berbobot dan relevan dengan kebutuhan tenaga pendidik saat ini.

SELAMAT: Kepala Cabdindik Wilayah Blitar Indiyah Nurhayati bersama peserta yang mendapatkan kejutan ulang tahun dari panitia Workshop AI untuk Guru.
SELAMAT: Kepala Cabdindik Wilayah Blitar Indiyah Nurhayati bersama peserta yang mendapatkan kejutan ulang tahun dari panitia Workshop AI untuk Guru.

Dia mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengikuti kegiatan serupa yang diselenggarakan kementerian beberapa waktu lalu. Namun, menurut dia, pelatihan pemanfaatan AI tetap perlu dilaksanakan karena guru membutuhkan tambahan pengetahuan yang bisa diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.

“Kegiatannya luar biasa. Materinya daging banget. Saya sebelumnya juga pernah mengikuti kegiatan serupa yang digelar kementerian beberapa waktu lalu. Kegiatan seperti ini perlu dan wajib digelar karena guru memang sangat membutuhkan. Mudah-mudahan materi yang diperoleh nanti bisa diimplementasikan di sekolah,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Arida Fitri Andewi dari SMK Santo Yusuf. Dia menilai workshop tersebut menarik dan tidak membosankan karena materi yang diberikan memiliki manfaat langsung bagi dunia pendidikan.

Baca Juga: Primbon Hari Baik Beli Motor, Firasat Guru hingga Sempoyong dan Maknanya

Menurut Arida, kegiatan semacam ini dapat membantu guru dalam proses pembelajaran. Dia juga berharap pelatihan serupa bisa dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital.

Pemanfaatan AI Perlu Diimbangi Tanggung Jawab

Pemateri workshop, Hirga Ertama Putra, mengaku senang melihat antusiasme para peserta. Respons positif tersebut dinilai membantu proses penyampaian informasi dan pengetahuan selama kegiatan berlangsung.

Dia menegaskan bahwa workshop dan kegiatan berbagi pengetahuan perlu terus dibiasakan. Tujuannya bukan hanya mengenalkan teknologi baru, melainkan juga mendorong guru agar mampu memanfaatkan AI secara bertanggung jawab.

“Pemanfaatan AI perlu diimbangi dengan pemahaman yang tepat. Melalui workshop dan sharing seperti ini, guru bisa belajar mengoptimalkan teknologi sekaligus menggunakannya secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Pemahaman yang tepat menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi digital guru. Dengan demikian, penggunaan AI di lingkungan pendidikan tidak berhenti pada pengenalan teknologi, tetapi juga diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran secara lebih optimal.

Radar Blitar Harap Kolaborasi Terus Berlanjut

BONUS WORKSHOP: Kepala Cabdindik Wilayah Blitar Indiyah Nurhayati menyerahkan hadiah kepada peserta.
BONUS WORKSHOP: Kepala Cabdindik Wilayah Blitar Indiyah Nurhayati menyerahkan hadiah kepada peserta.

Kepala Biro Jawa Pos Radar Blitar Noor Malady Usman menyampaikan terima kasih kepada Cabdindik Wilayah Blitar atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan sehingga workshop batch 2 dapat terlaksana.

Dia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sebagai bentuk kontribusi bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Blitar Raya. Noor juga menyampaikan apresiasi kepada Perdana Warna Blitar dan Hari-Hari Group yang telah mendukung kegiatan, serta SMKN 1 Blitar yang memfasilitasi pelaksanaan workshop di Edutorium.

Melalui kegiatan “Guru Juga Mampu”, Jawa Pos Radar Blitar bersama Cabdindik Wilayah Blitar berharap semakin banyak guru yang percaya diri memanfaatkan teknologi digital. Perkembangan AI diharapkan dapat menjadi peluang untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Editor : Regina Gavin Agata
Workshop AI untuk Guru pendidikan digital kecerdasan buatan Cabdindik Wilayah Blitar Jawa Pos Radar Blitar