JAKARTA – Vespa Elettrica akhirnya bisa dijajal langsung setelah sebelumnya diperkenalkan di ajang GIIAS 2023. Motor listrik premium asal Italia ini langsung mencuri perhatian karena banderolnya yang menyentuh Rp198 jutaan on the road. Dengan harga tersebut, publik tentu penasaran: apa yang membuat Vespa Elettrica begitu spesial?
Sebagai motor listrik resmi dari Vespa, Vespa Elettrica bukan sekadar skutik listrik biasa. Model ini dibangun langsung di Italia dan masuk ke Indonesia dalam status CBU. Basis desainnya mengambil platform dari Vespa Primavera, namun dengan sejumlah penyesuaian khas kendaraan listrik.
Vespa Elettrica mengusung motor listrik berdaya 4 kW atau setara sekitar 5,4 PS. Angka tersebut memang tidak terdengar besar di atas kertas, tetapi torsinya diklaim sangat melimpah, bahkan disebut setara moge kelas atas saat tarikan awal. Inilah yang menjadi daya tarik utama motor listrik premium ini.
Motor 4 kW, Torsi Instan Tanpa Hentakan
Berbeda dengan kebanyakan motor listrik yang menempatkan dinamo di hub roda, Vespa Elettrica menempatkan motor di samping roda belakang. Tenaga disalurkan melalui reduction gear sebelum diteruskan ke roda. Sistem ini membuat hantaran tenaga terasa lebih halus tanpa hentakan tiba-tiba.
Tersedia dua mode berkendara, yakni Eco dan Power. Pada mode Eco, jarak tempuh diklaim mencapai 100 kilometer. Sementara dalam mode Power, range turun menjadi sekitar 70 kilometer, namun respons akselerasi terasa lebih agresif.
Saat diuji dalam kondisi berboncengan, akselerasinya tetap responsif tanpa terasa berat. Tarikan awal halus, tidak mengagetkan, namun tetap bertenaga. Karakter ini membuat Vespa Elettrica terasa seperti skutik premium, bukan sekadar sepeda listrik berperforma tinggi.
Baterai 4,2 kWh, Cas 4–8 Jam
Vespa Elettrica dibekali baterai berkapasitas 4,2 kWh yang tertanam di bawah jok. Menariknya, ruang bagasi tetap cukup luas dan masih bisa memuat helm. Charger terintegrasi langsung ke motor, sehingga tidak perlu membawa adaptor besar tambahan.
Port pengisian berada di area yang biasanya menjadi tangki bensin pada model konvensional. Pengisian daya membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 8 jam, tergantung kondisi baterai dan sumber listrik. Untuk penggunaan harian dalam kota, durasi ini masih tergolong wajar karena bisa diisi semalaman.
Motor ini juga sudah dilengkapi regenerative braking yang dapat diatur melalui panel instrumen TFT full digital. Sistem tersebut membantu mengisi ulang daya saat deselerasi.
Baca Juga: Pasar Takjil Jalan Kenanga Dibuka, Disperdagin Kota Blitar Ingatkan Pedagang Jaga Kualitas Mamin
Fitur Modern dan Koneksi Smartphone
Panel instrumen TFT menampilkan informasi lengkap seperti kecepatan, trip meter, odometer, kapasitas baterai, hingga indikator pembukaan gas. Terdapat pula pengaturan mode berkendara dan level regenerative braking.
Vespa Elettrica sudah mendukung konektivitas smartphone melalui sistem Vespa Mia. Pengguna dapat menghubungkan ponsel untuk mengakses informasi tambahan serta notifikasi.
Menariknya, tersedia fitur pengaturan suara atau buzzer yang dapat diaktifkan. Hal ini menjadi salah satu ciri khas motor listrik modern yang tetap menghadirkan suara agar lebih aman bagi pejalan kaki.
Karakter Vespa Tetap Dipertahankan
Meski bertenaga listrik, karakter berkendara khas Vespa tetap terasa. Suspensi depan single arm atau trailing suspension membuat handling tetap stabil dan lincah saat bermanuver. Suspensi belakang dapat diatur tingkat kekerasannya hingga empat level.
Sistem pengereman menggunakan cakram depan dan tromol belakang dengan combi brake system (CBS). Motor ini tidak dibekali ABS, namun karakter pengeremannya tetap empuk dan mudah dikontrol.
Secara desain, Vespa Elettrica tidak memiliki “jengger” di spakbor depan dan hanya tersedia dalam warna silver dengan aksen biru. Dimensinya sedikit lebih lebar dibanding Primavera, serta wheelbase lebih panjang. Velg belakang menggunakan ring 11 inci, berbeda dari Primavera yang memakai ring 12.
Satu hal unik, Vespa Elettrica tidak dilengkapi standar samping. Pengguna harus menggunakan standar tengah saat parkir.
Layak dengan Harga Rp198 Juta?
Dengan harga Rp198 jutaan, Vespa Elettrica jelas bukan untuk semua kalangan. Namun, status CBU Italia, kualitas premium, fitur modern, serta karakter berkendara khas skutik Italia menjadi nilai jual utamanya.
Bagi pecinta Vespa yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa kehilangan identitas dan rasa berkendara, Vespa Elettrica bisa menjadi pilihan eksklusif. Motor ini menawarkan perpaduan unik antara sensasi torsi instan motor listrik dan kenyamanan skutik premium khas Italia.
Editor : Davina Ar Raafika