BLITAR KAWENTAR - Daftar mobil listrik terlaris 2025 di Indonesia akhirnya terkuak. Berdasarkan data akumulasi Januari hingga Desember 2025 yang bersumber dari Gaikindo, pasar battery electric vehicle (BEV) nasional menunjukkan lonjakan signifikan. Persaingan tidak hanya ketat, tetapi juga penuh kejutan, terutama di posisi puncak.
Tren mobil listrik terlaris 2025 memperlihatkan dominasi merek-merek asal Tiongkok di berbagai segmen. Mulai city car, hatchback, compact SUV, hingga MPV listrik premium, semuanya berebut pangsa pasar. Yang paling menyita perhatian adalah lonjakan penjualan salah satu model yang baru tiga bulan dipasarkan namun langsung memimpin daftar.
Data ini menjadi gambaran nyata perkembangan pasar kendaraan listrik Indonesia sepanjang 2025. Lantas, siapa saja yang masuk 15 besar mobil listrik terlaris 2025
Peringkat 15–11: Pendatang Baru Mulai Unjuk Gigi
Di posisi ke-15 ada Finfest VF3 dengan total 1.772 unit. City car ini baru dikirim ke konsumen pada April 2025, artinya hanya sembilan bulan distribusi namun sudah masuk daftar.
Posisi ke-14 ditempati Hiptech HT dengan 1.914 unit. Meski tren penjualannya cenderung menurun sepanjang tahun, medium SUV ini tetap bertahan secara akumulasi.
BYD Adri berada di peringkat 13 dengan 2.103 unit. Disusul Gili EX5 di posisi 12 dengan 2.240 unit, meski hanya 10 bulan berkompetisi. Sementara Wuling Cloud EV mengisi posisi 11 dengan 2.312 unit setelah satu tahun penuh dipasarkan.
Peringkat 10–6: Compact SUV Jadi Primadona
ION V mencatat 3.087 unit dan menempati posisi 10. Menariknya, model ini baru mulai distribusi Juni 2025, atau hanya tujuh bulan berjualan.
Finfest VF5 ada di posisi sembilan dengan 3.106 unit. Sedangkan Wuling Air EV tetap solid di posisi delapan dengan 3.894 unit. Sebagai salah satu pionir EV di Indonesia sejak 2022, performanya masih konsisten.
Wuling Binguo EV mengamankan posisi tujuh dengan 4.213 unit. Lalu Finfest VFE34 atau Nerio Green bertengger di posisi enam dengan 5.974 unit. Segmen compact SUV memang menjadi arena pertarungan paling sengit sepanjang 2025.
Peringkat 5–2: MPV dan SUV Premium Menguat
Chery J6 masuk lima besar dengan 6.070 unit. Compact SUV ini menjadi pesaing serius di kelasnya.
Di posisi empat ada Denza D9 dengan 7.474 unit. Large MPV listrik ini disebut-sebut mengguncang pasar MPV premium yang selama ini dihuni model konvensional seperti Alphard dan Vellfire.
Peringkat tiga ditempati BYD Sealion 7 dengan 8.402 unit. Medium SUV ini hanya berkompetisi 11 bulan, tetapi langsung naik podium.
Runner-up diraih BYD M6 dengan 10.682 unit. Medium MPV ini tampil stabil sepanjang tahun dan menjadi tulang punggung penjualan BYD sebelum kehadiran model terbarunya.
Baca Juga: Review 10 Hari Pakai Indomobil Tirano: Motor Listrik Adventure Rp25,9 Juta, Top Speed 85 Km/Jam!
Juara 1: BYD Or One, Fenomena Baru Pasar EV
Posisi puncak mobil listrik terlaris 2025 diraih BYD Or One dengan angka fantastis 22.052 unit. Angka tersebut terpaut jauh dari posisi kedua.
Yang membuatnya fenomenal, small hatchback ini baru mulai dikirim ke konsumen pada Oktober 2025. Artinya, hanya dalam tiga bulan distribusi, penjualannya langsung melesat dan mengungguli seluruh rival.
Dengan banderol sekitar Rp195–235 juta, BYD Or One dinilai menawarkan kombinasi harga kompetitif, desain modern, serta momentum peluncuran yang tepat. Banyak pengamat menyebut lonjakan ini sebagai efek euforia awal. Namun jika tren stabil, bukan tidak mungkin model ini menjadi “mobil sejuta umat” versi kendaraan listrik.
Baca Juga: Motor Listrik dengan Jarak Tempuh Terjauh 2025, Ini 5 Rekomendasi Terbaik dari Zero hingga Fire Q1
Dominasi Merek Tiongkok Kian Terasa
Melihat daftar 15 besar, dominasi pabrikan Tiongkok semakin nyata di pasar mobil listrik Indonesia. Strategi harga agresif, fitur melimpah, serta percepatan distribusi menjadi kunci sukses mereka.
Segmen BEV kini tidak lagi sekadar alternatif, tetapi sudah menjadi pilihan utama konsumen urban. Dengan infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang dan insentif pemerintah, pasar kendaraan listrik diprediksi akan semakin kompetitif pada 2026.
Pertanyaannya, mampukah BYD Or One mempertahankan posisi sebagai mobil listrik terlaris? Atau justru muncul model baru yang siap menggulingkan takhta?
Yang jelas, 2025 menjadi tahun penting dalam sejarah perkembangan mobil listrik di Indonesia.