Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mobil Listrik Murah 2026! Wuling Air EV Lite 300 KM Resmi Hadir, Harga Terjangkau Tapi Jarak Tempuh Makin Jauh

Muhammad Rusdian Nuzula • Senin, 23 Februari 2026 | 19:45 WIB

Mobil listrik Wuling Air EV Lite 300 KM hadir di 2026 dengan harga terjangkau dan jarak tempuh lebih jauh, cocok untuk harian.
Mobil listrik Wuling Air EV Lite 300 KM hadir di 2026 dengan harga terjangkau dan jarak tempuh lebih jauh, cocok untuk harian.

RADAR BLITAR - Tren mobil listrik di Indonesia semakin berkembang pesat pada 2026.

Salah satu yang menarik perhatian adalah kehadiran varian terbaru dari Wuling Motors melalui model Wuling Air EV Lite yang kini menawarkan jarak tempuh lebih jauh hingga 300 kilometer.

Kehadiran mobil listrik ini menjadi jawaban bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan harga terjangkau namun tetap fungsional untuk penggunaan harian.

Dengan peningkatan jarak tempuh dibandingkan versi sebelumnya, mobil ini dinilai semakin kompetitif di segmen kendaraan listrik entry-level.

Pada varian terbaru ini, mobil listrik Wuling Air EV Lite 300 KM dibekali baterai berkapasitas 26,7 kWh.

Dalam kondisi penuh, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 300 km, meningkat signifikan dari varian sebelumnya yang hanya mencapai 200 km.

Hal ini tentu menjadi nilai jual utama, terutama bagi pengguna di perkotaan.

Baca Juga: Gresik Petrokimia dan Pertamina Enduro Segel Tiket Final Four! Update Klasemen dan Top Skor Proliga 2026 Pekan ke-7

Desain Kompak, Tetap Fungsional

Dari sisi desain, mobil listrik ini masih mempertahankan bentuk kompak khas city car yang memudahkan mobilitas di jalan sempit maupun area padat. Dimensinya kecil, namun tetap memberikan kesan modern dengan sentuhan minimalis.

Lampu utama masih menggunakan halogen multireflektor, sementara lampu kecil dan lampu tambahan juga mengusung teknologi sederhana. Meski belum full LED, tampilan depan tetap terlihat futuristis dengan logo yang menyala saat kendaraan aktif.

Velg berukuran 12 inci dengan ban profil tipis menambah kesan unik. Beberapa elemen eksterior seperti spion dan pilar juga diberi sentuhan warna gelap, meski belum sepenuhnya menggunakan konsep two-tone seperti varian lebih tinggi.

Performa dan Penggerak

Mobil listrik ini menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD) dengan tenaga sekitar 41 PS. Meskipun tidak dirancang untuk performa tinggi, tenaga tersebut sudah cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di dalam kota.

Karakter mobil listrik yang memiliki torsi instan membuat akselerasi terasa responsif di kecepatan rendah. Hal ini menjadi keunggulan utama dibandingkan mobil konvensional di kelas yang sama.

Selain itu, tersedia mode berkendara seperti eco dan sport yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, baik untuk efisiensi energi maupun performa.

Baca Juga: LavAni dan Gresik Petrokimia Masih Perkasa! Update Hasil, Klasemen, serta Top Skor Proliga 2026 hingga 22 Februari

Pengisian Daya dan Efisiensi

Untuk pengisian daya, mobil ini mendukung charging dengan daya sekitar 2.000 watt. Dalam kondisi baterai kosong hingga penuh, waktu pengisian membutuhkan lebih dari 10 jam menggunakan listrik rumah.

Meski tergolong cukup lama, hal ini masih wajar untuk kendaraan listrik di segmen entry-level. Penggunaan sehari-hari tetap efisien, terutama jika pengisian dilakukan pada malam hari.

Dengan konsumsi energi yang hemat, mobil listrik ini cocok untuk pengguna yang ingin mengurangi biaya operasional dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin.

Interior Sederhana tapi Cukup Lengkap

Masuk ke bagian interior, desain kabin didominasi warna terang dengan material plastik keras. Meski terlihat sederhana, fitur yang ditawarkan sudah cukup lengkap untuk kelasnya.

Panel instrumen menggunakan layar TFT yang menampilkan informasi penting seperti kecepatan, sisa baterai, dan mode berkendara. Uniknya, sistem audio juga terintegrasi dalam layar ini.

Namun, varian Lite belum dilengkapi layar infotainment terpisah. Pengaturan AC masih menggunakan sistem manual, sementara fitur tambahan seperti USB port dan cup holder tetap tersedia untuk kenyamanan pengguna.

Kapasitas kabin juga cukup lega untuk ukuran mobil kecil. Bahkan, penumpang dengan tinggi sekitar 178 cm masih dapat duduk dengan cukup nyaman di baris kedua.

Baca Juga: Masyarakat Blitar Raya Bisa Tenang, DKPP Jamin Pasokan Bahan Pokok Selama Ramadan Tercukupi

Bagasi dan Fungsionalitas

Bagasi belakang memang terbatas saat kursi tegak, namun cukup dalam untuk menyimpan barang kebutuhan harian. Jika kursi belakang dilipat dengan konfigurasi 50:50, kapasitas bagasi menjadi lebih luas.

Karena merupakan mobil listrik murni (EV), tidak ada komponen mesin konvensional di bagian belakang, sehingga ruang penyimpanan lebih optimal.

Harga Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu faktor paling menarik dari mobil listrik ini adalah harganya yang kompetitif. Setelah mendapatkan subsidi, harga varian Lite 300 KM berada di kisaran Rp200 jutaan.

Selisih harga dengan varian sebelumnya hanya sekitar Rp5 jutaan, namun dengan peningkatan jarak tempuh hingga 100 km. Hal ini menjadikannya salah satu pilihan paling rasional di segmen mobil listrik murah.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, mobil listrik Wuling Air EV Lite 300 KM menawarkan kombinasi menarik antara harga terjangkau, efisiensi energi, dan peningkatan jarak tempuh. Meskipun fitur dan material masih sederhana, mobil ini tetap layak dipertimbangkan sebagai kendaraan listrik pertama.

Dengan semakin berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, kehadiran mobil seperti ini menjadi langkah penting dalam mendorong adopsi mobil listrik secara lebih luas.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#KendaraanListrik #MobilListrikTerbaik #EVIndonesia #RekomendasiMobilListrik #MobilListrik2026