BLITAR – Persip Bandung semakin menunjukkan taringnya sebagai calon kuat juara kompetisi Super League musim ini. Kemenangan telak 3-0 atas Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada pekan ke-25 menjadi bukti sahih dominasi skuad Maung Bandung. Hasil positif ini tidak hanya mengamankan posisi mereka, tetapi juga menjadi modal mental yang sangat krusial jelang laga berat melawan Borneo FC pekan depan.
Bintang muda Persip Bandung, Beckham Putra, mengakui bahwa kemenangan atas Persik Kediri didapatkan dengan perjuangan ekstra. Meski skor berakhir mencolok, Persip sempat kesulitan membongkar pertahanan Macan Putih di babak pertama. Beruntung, strategi serangan balik cepat melalui sektor sayap berhasil membuahkan hasil manis yang membuat Persip Bandung makin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 57 poin.
"Ini adalah hal bagus untuk persiapan lawan Borneo pada pekan depan. Di kandang mereka cukup kuat, dan kemenangan atas Persik ini menjadi aura positif bagi kami untuk meredam agresivitas mereka," ujar Beckham Putra. Optimisme ini kian membuncah mengingat Persip kini unggul empat angka dari pesaing terdekatnya, Borneo FC yang menguntit dengan 53 poin, serta meninggalkan Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 51 poin.
Baca Juga: Ratusan Anak Yatim di Blitar Diajak Belanja Baju Lebaran
Krisis Internal Persija Jakarta Jadi Angin Segar
Menariknya, langkah Persip untuk menjauh dari kejaran rival tampaknya mendapat "bantuan" tidak terduga dari situasi internal Persija Jakarta. Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut tengah dipusingkan oleh perilaku salah satu pemain pilarnya, Alano. Pemain bernomor punggung 5 tersebut dikenal sangat temperamental dan baru saja mengoleksi kartu kuning ke-12 musim ini.
Akibat akumulasi kartu tersebut, Alano dipastikan absen dalam laga krusial pekan ke-26 saat Persija menjamu Dewa United. Absennya motor serangan di lini tengah ini diprediksi akan mengurangi daya gedor Persija secara drastis. Bagi para pendukung setia Persip, Bobotoh, kabar ini tentu menjadi angin segar. Jika Persija terpeleset saat melawan Dewa United, maka jarak poin di klasemen akan semakin lebar, memberikan zona nyaman bagi tim asuhan Boyan Hodak.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, bahkan tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Manajemen mengaku sudah berulang kali memberikan teguran keras kepada Alano, namun sang pemain belum menunjukkan perubahan sikap yang berarti di lapangan. Kondisi ini kontras dengan harmoni yang ada di kubu Persip Bandung saat ini.
Fokus Internal dan Kabar Pemanggilan Timnas
Di sisi lain, bek asing Persip, Federico Barba, menegaskan bahwa timnya enggan terlalu memikirkan hasil yang didapat oleh Persija maupun Borneo FC. Menurut bek asal Italia tersebut, kunci utama untuk meraih gelar juara ketiga secara beruntun adalah dengan menjaga fokus pada performa sendiri. Barba optimis, jika Persip mampu menyapu bersih kemenangan di laga sisa, hasil pertandingan tim lain tidak akan lagi relevan bagi mereka.
Selain fokus di liga, Persip Bandung juga patut bangga karena tiga pemain pilar mereka, yakni Marc Klok, Beckham Putra, dan Eliano Reinders, resmi dipanggil pelatih Timnas Indonesia, John Hartman, untuk ajang FIFA Series 2026. Pemanggilan ini membuktikan kualitas individu pemain Persip yang tetap terjaga di tengah ketatnya persaingan kompetisi.
Terkait kondisi pemain lain, pelatih Boyan Hodak juga memberikan perhatian khusus pada Febri Haryadi yang tengah mengalami cedera serius saat masa peminjaman di Persis Solo. Manajemen Persip menegaskan tetap bertanggung jawab penuh atas proses pemulihan pemain didikan asli mereka tersebut, termasuk kemungkinan tindakan operasi jika diperlukan. Kini, publik sepak bola tanah air menantikan apakah drama di pekan ke-26 nanti akan membuat Persip melenggang sendirian atau justru memberikan kejutan baru bagi penghuni papan atas. (*)