BLITAR - Apa penyebab hipertensi dengan berdasarkan penyebabnya, ada dua jenis hipertensi yang umum terjadi, yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder.
Hipertensi primer adalah jenis hipertensi yang berkembang dari waktu ke waktu tanpa penyebab yang dapat diidentifikasi.
Sedangkan, hipertensi sekunder adalah jenis hipertensi yang terjadi dengan cepat dan bisa menjadi lebih parah daripada hipertensi primer. Secara umum, penyebab hipertensi adalah sebagai berikut,
Yang pertama Faktor genetik atau keturunan .Salah satu penyebab hipertensi bisa jadi karena faktor genetik atau keturunan.
Itu artinya, ada mutasi gen atau kelainan genetik yang diwarisi orangtua sehingga membuat Anda, secara genetik, mengalami hipertensi.
Selanjutnya yang kedua perubahan fisik.Perubahan fisik yang semakin menua juga bisa menjadi penyebab hipertensi.
Jika Anda mengalami perubahan fungsi ginjal karena penuaan, maka keseimbangan garam dan cairan alami tubuh akan terganggu. Alhasil, tekanan darah tubuh ikut meningkat.
Yang ketiga Pola hidup tidak sehat.Pilihan pola hidup yang dijalani merupakan penyebab hipertensi yang paling sering terjadi.
Sebagai contoh, kebiasaan merokok, terlalu banyak konsumsi makanan asin, terlalu banyak konsumsi makanan manis, serta kurangnya aktivitas fisik.
Hal-hal tersebut yang dapat menyebabkan kelebihan berat badan (obesitas) sehingga bisa meningkatkan faktor risiko hipertensi.
Penyebab hypertensibyang terakhir adalah beberapa kondisi medis tertentu.Kondusi medis tertentu bisa menjadi penyebab hipertensi muncul, yakni: Penyakit ginjal, Obstructive Sleep Apnea, Cacat jantung bawaan, Masalah tiroid, Efek samping konsumsi obat, Penggunaan obat-obatan terlarang, Penyalahgunaan alkohol, Masalah kelenjar adrenal, Tumor endokrin tertentu.
Sedangkan, hipertensi sekunder adalah jenis hipertensi yang terjadi dengan cepat dan bisa menjadi lebih parah daripada hipertensi primer.
Pada dasarnya,pengobatan hipertensi yang direkomendasikan dokter disesuaikan dengan usia dan kondisi pasien, serta tingkat keparahan tekanan darah tinggi yang dialami.
Cara mengobati hipertensi yang umum direkomendasikan dokter, meliputi perubahan gaya hidup dan penggunaan obat penurun tekanan darah.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra