LIFESTYLE - Dari berbagai masalah kesehatan yang mendominasi dunia kesehatan modern, hipertensi termasuk salah satu yang perlu diwaspadai.
Dengan pada dasarnya penyakit tersebut yang sangat berbahaya adalah tekanan dari darah tinggi atau hipertensi kerap kali tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Beberapa penyakit yang berbahaya atau komplikasi darah tinggi yang mungkin ditimbulkan.
Seperti gagal jantung, serangan jantung, stroke, atau gagal ginjal. Bahkan,bisa terjadi bila sudah terjadi gagal ginjal, anda mungkin akan memerlukan transplantasi ginjal atau cuci darah.
Untuk itu, penting bagi anda untuk mewaspadai tanda dan gejala darah tinggi sedini mungkin agar terhindar dari hipertensi yang semakin parah.
Gejala tekanan darah tinggi atau hipertensi yang harus diwaspadai tersebut.Pada dasanya dengan tekanan darah tinggi yang sering kali tidak menunjukkan ciri tanda tersebut, atau gejala pada tertentu.
Adapun satu-satunya cara untuk mengetahui darah tinggi adalah melalui tes tekanan darah.
Bila tekanan darah Anda berada di bawah 120/80 MMHG, maka anda memiliki tekanan darah normal, tetapi apabila anda sudah punya tekanan darah mencapai 140/90 MMHG,atau lebih, maka anda sudah tergolong dengan hipertensi tersebut.
Pada dasarnya berikut ini lima gejala yang sering dikaitkan dengan darah tinggi dan yang paling sering terjadi:
1. Sakit kepala
Berbeda pada dengan pusing yang umumnya hanya berupa sakit di kepala, sakit kepala tersebut dengan gejala darah tinggi atau hipertensi yang lebih serius. Anda mungkin akan merasakan nyeri yang berdenyutm di bagian kepala Anda.
Sama seperti pusing, sakit kepala bukanlah gejala yang langsung disebabkan oleh hipertensi.
Sakit kepala pada umumnya terjadi ketika seseorang mengalami tekanan darah yang sangat tinggi atau yang disebut dengan krisis hipertensi atau hipertensi maligna.
Pada saat hipertensi maligna, dengan sakit kepala yang dirasakan berbeda dengan sakit kepala biasa. Pada umumnya ada gejala lain yang juga akan dirasakan bersamaan dengan sakit kepala ini.
2. Pusing
Pusing merupakan efek dari samping atau gejala dari berbagai macam kondisi. Bahkan juga konsumsi obat-obatan yang juga dapat mengakibatkan pusing muncul.
Jadi itu tidak menutup kemungkinan pusing yang anda yang merasa alami merupakan bagian dari gejala darah tinggi.
Tak semua jenis pusing dapat disebabkan dengan oleh hipertensi. Namun anda sebaiknya tidak meremehkan gejala tersebut, terlebih lagi jika pusing muncul secara mendadak.
Anda bisa juga perlu waspada apabila pusing disertai dengan gejala-gejala tekanan darah tinggi lainnya, seperti tubuh kehilangan keseimbangan dan denga kesulitan berjalan. Gejala-gejala darah tinggi ini berpotensi dengan memicu bisa terjadinya stroke.
Pada dari tekanan darah tinggi tersebut bisa memengaruhi pembuluh darah yang berada di jantung dan paru-paru anda, kemungkinan bisa terjadi dengan gejala tekanan darah tinggi yang akan anda rasakan adalah sesak napas.
Kondisi ini disebut dengan hipertensi pulmonal, yaitu ketika bagian kanan jantung kesulitan memompa darah melewati pada paru-paru tersebut sehingga darah yang mengandung oksigen tidak dapat dialirkan dengan baik.
Selain hipertensi pulmonal, sesak napas ini juga bisa terjadi bila anda menderita hipertensi biasa atau hipertensi sistemik. Gejala ini umumnya dirasakan saat anda mengalami hipertensi krisis atau maligna.
4. Hidung mengeluarkan darah
Hidung berdarah merupakan gejala hipertensi yang tidak terlalu umum. Hal ini bisa jadi terjadi dengan penderita hipertensi tersebut, tetapi kasusnya sangatlah jarang.Para ahli pun masih memperdebatkan apa yang menyebabkan kondisi saat ini.
Namun yang dilansirkan dari Mayo Clinic, seseorang yang ini mengalami hidungya mengeluarkan darah bisa semakin parah bila disertai dengan tekanan darah yang tinggi.
5. Detak jantung tidak beraturan
Pada dasarnya gejala lain dari darah tinggi atau hipertensi adalah detak jantung yang tidak beraturan.
Kondisi ini pada umumnya bisa terjadi ketika jantung berdebar terlalu cepat, yang tidak teratur, atau bahkan bisa berhenti berdetak selama sepersekian detik.
Selain itu, anda mungkin merasakan jantung anda berdetak terlalu kuat atau dipaksakan.
Terkadang, anda juga akan merasakan sensasi tersebut di tenggorakan, leher, dan rahang.
Pada kondisi ini, pada umumnya tekanan darah tinggi yang anda alami sudah berkembang menjadi aritmia adapun aritmia juga dapat meningkatkan risiko gagal jantung.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra