LIFESTYLE - Untuk mendapatkan hipertensi dapat dikurangi dengan cara memeriksa tekanan darah secara teratur.
Menjaga berat badan yang ideal dan untuk mengurangi konsumsi garam dan jangan juga merokok berolahraga secara teratur dan jangan lupa untuk tidur dengan secara teratur untuk bisa mengurangi stress.
Pada hipertensi dapat bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko yang dikelompokkan menjadi faktor risiko yang tidak dapat diubah dengan faktor risiko yang dapat diubah.
Faktor risiko ini yang tidak dapat diubah diantaranya adalah jenis kelamin, umur dan keturunan.
Sedangkan faktor risiko yang dapat diubah diantaranya adalah pola makan dengan banyak mengkonsumsi garam, kolesterol, kafein, alkohol, pada kebiasaan olah raga ini, merokok, obesitas, dan Stres.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa usia 55 tahun, mempunyai riwayat keluarga dengan hipertensi, pola makan tinggi natrium dan lemak, mengalami obesitas dan tidak melakukan olah raga mempunyai risiko yang lebih besar untuk terkena hipertensi.
Hipertensi merupakan penyakit yang mendapat perhatian dari semua kalangan masyarakat, mengingat dampak yang ditimbulkannya baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Yang mana meningginya tekanan darah berhubungan dengan meningkatnya risiko terjadinya penyakit jantung koroner, stroke, gagal jantung, isufisiensi renal, dan peyakit vaskuler perifer.
Prevalensi hipertensi semakin meningkat dengan bertambahnya usia, dan pemberian obat-obatan terbukti sangan bermanfaat untuk mengobati hipertensi.
Namun dengan obat-oabatan saja tidak dapat mengobati penyakit kardiovaskuler – renal akibat hipertensi.
Pencegahan merupakan faktor penting. Dengan mengetahui gejala dan faktor resiko hipertensi yang terjadi diharapkan masyarakat mampu mencegah terjadinya hipertensi atau terjadinya komplikasi dan kematian.
Harus banyak diakui sangat sulit untuk mendeteksi dan mengobati penderita hipertensi secara adekuat, dengan harga obat-obatan hipertensi tidaklah murah, obat-obat baru amat mahal dan mempunyai banyak efek samping.
Untuk alasan inilah pengobatan hipertensi sangat penting, tapi tidak lengkap tanpa dilakukan tindakan pencegahan untuk menurunkan banyak faktor resiko.
Pencegahan sebenarnya merupakan bagian dari pengobatan hipertensi, karena mampu memutus mata rantai hipertensi dan komplikasinya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra