BLITAR - Risiko pada kerontokan rambut merupakan masalah yang lebih rentan terjadi pada wanita ketimbang pria. Rambut rontok adalah gangguan yang biasanya dipicu oleh keturunan, perubahan hormon, kondisi medis, atau bagian normal dari penuaan.
Hal tersebut dapat memengaruhi pada kulit kepala dan seluruh tubuh, dengan sifatnya permanen atau sementara.
Helaian rambut yang jatuh atau rontok kadang menjadi kondisi yang wajar. Namun, jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus, dan kerontokan rambut yang banyak, maka harus waspada. Sebab, bukan tidak mungkin hal tersebut muncul karena beberapa kondisi.
Pertama kurangnya asupan gizi, perubahan hormon, efek samping obat-obatan, pengaruh psikologis, Sering mengganti produk sampo, kurang darah atau anemia dan lain-lain.
Dari banyaknya kondisi yang menyebabkan rambut rontok tersenut, berikut cara merawat rambut untuk menghindari kerontokan.
Hindari mengikat rambut terlalu kencang. Hentikan mengucek rambut terlalu kencang saat keramas. Hindari menggaruk kulit rambut dengan kuku. Hindari kebiasaan menarik dan memelintir rambut.
Gunakan sisir bergigi jarang, karena dengan menggunakan sisir yang terlalu rapat akan menyakiti kulit kepala dan mengakibatkan kerontokan.
Mengonsumsi makanan sehat dengan kandungan protein yang tinggi, seperti ikan, telur, kacang-kacangan, susu, ubi, bayam, dan brokoli. Rutin mencuci rambut menggunakan shampo anti ketombe dan rambut rontok.
Itu tadi beberapa cara atau kebiasaan agar rambut tidak gampang rontok.(hak)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila