Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mengenal Naam Firmansyah, Dulu Nekat Bongkar Stik PS dan Kursus Tuser, Sekarang Jadi Pengusaha

Didin Cahya Firmansyah • Jumat, 26 April 2024 | 00:20 WIB
Naam Firmansyah, pengusaha rental PS di Blitar
Naam Firmansyah, pengusaha rental PS di Blitar

BLITAR - Segala sesuatu yang dijalani dengan tekun pasti akan menuai hasil maksimal. Itulah yang dilakukan Naam Firmansyah.

Berawal dari stik PlayStation (PS) di rental PS yang dipunyai sering rusak, dari situ dia memiliki usaha. "Jika terus-menerus ke tukang servis (tuser) stik PS, biaya yang dikeluarkan semakin banyak. Otomatis keuntungan semakin menipis,” katanya.

Dari situ, dia modal nekat membongkar dan mulai servis sendiri. Awalnya hanya bongkar bagian analog, setelah itu ke komponen mesin. “Mulai berani memperbaiki sendiri dengan skill dan alat seadanya," ungkapnya.

Setelah lulus dari bangku kuliah, Firman- sapaan akrabnya- membulatkan tekadnya membuka usaha rental PS di rumahnya.

Dia mulai serius di bidang bisnis rental serta servis PS. Merasa perlu untuk upgrade skill, dia akhirnya mendaftar kursus sebagai tuser di daerah Pare, Kediri.

Setelah lulus dari kursus dan merasa skill sudah mumpuni, pada tahun 2014, dia lantas membuka jasa servis PS secara profesional.

Namun, takdir berkata lain. Seiring berjalannya waktu, orang yang datang ke tempatnya bukan hanya untuk rental dan servis PS, melainkan kebanyakan untuk memesan unit PS.

Tepatnya di tahun 2014, dia memutuskan untuk tidak lagi aktif di dunia rental PS. Bukan karena kolaps atau bangkrut, melainkan lantaran saking banyaknya orang yang memesan unit PS ataupun spare part dan aksesori penunjang lainnya.

"Setelah membuka usaha rental PS di tahun 2013, setahun kemudian, saya tinggalkan usaha rental saya dan menyewa rumah toko di daerah Jalan Ciliwung Kota Blitar untuk fokus membuka jasa PS, berjualan PS serta aksesorinya, sampai akhirnya sekarang menetap di Sanankulon," ungkapnya.

Meskipun demikian, bukan berarti perjalanan bisnisnya berjalan mulus. Saat pandemi melanda, penjualan sempat mengalami penurunan.

Baca Juga: Tips Tingkatkan Mood ala Kades Kemirigede, Menanam Sayur-mayur, Tak Melulu Butuh Lahan Luas

Namun, dia tetap semangat dan tidak menyerah. "Kuncinya adalah tetap semangat dan konsisten," pungkasnya. (iyo/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#blitar #bisnis #PS #rental #servis