BLITAR - Hasil pohon pisang yang melimpah di Blitar Raya, membuat Wahyu Dwi berpikir untuk mendulang rupiah dengan cara inovasi. Lantaran minat masyarakat untuk konsumsi keripik tergolong tinggi.
Apalagi keripik adalah makanan ringan atau snack yang banyak digemari oleh semua kalangan, baik muda maupun tua.
Mayoritas keripik terbuat dari singkong, kentang, atau pisang. Kini banyak olahan makanan dijadikan keripik.
Selain rasanya renyah dan gurih, keripik kian menjadi ladang cuan bagi masyarakat luas.
“Ingin membawa pisang menjadi makanan naik kelas dan digemari semua kalangan,” kata Wahyu, sapaan akrabnya.
Lulusan S2 ITS ini mampu menyulap pisang menjadi keripik yang memiliki berbagai macam varian rasa.
Menurut dia, walaupun banyak pengusaha mengolah pisang menjadi keripik, maka ia tetap berinovasi melalui pisang.
“Dari banyaknya pembuat keripik pisang berbagai varian namun bagaimana saya tetap bisa memasarkan produk pisang dengan mengubah menjadi stik pisang. Tapi juga tetap bisa berjalan dan laku keras di masyarakat,” katanya. (guh/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila