Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Abdur Rouf, Montir Muda Asal Blitar Buka Jasa Mural, Dapat Banyak Tawaran Melukis di Luar Daerah

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 16 Mei 2024 | 16:30 WIB

 

BERJIWA SENI: Abdur Rouf menggoreskan kuas di tembok lingkungan sekitar rumahnya untuk melukis mural, kemarin (15/5).
BERJIWA SENI: Abdur Rouf menggoreskan kuas di tembok lingkungan sekitar rumahnya untuk melukis mural, kemarin (15/5).

BLITAR - Abdur Rouf, 33, warga Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan adalah montir. Di samping itu juga seniman mural. Jasa muralnya laris hingga luar daerah.

Cuaca Rabu (15/5/2024) sore cukup cerah. Abdur Rouf duduk sabar menunggu pelanggan di bengkelnya. Jam tutup bengkel masih kurang beberapa jam lagi. Tepat 17.00.

Di sela-sela sibuk sebagai montir, dia ternyata juga aktif berkesenian. Terutama seni mural. Jiwa seni sudah melekat sejak kecil.

Untuk mendukung bakat seninya agar semakin terasah, dia kuliah mengambil jurusan seni rupa di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Dari pendidikan di ISI itu mulai mengenal mural.

Sebuah seni melukis di dinding. Kini, dia memanfaatkan tembok di lingkungan sekitar rumahnya sebagai media lukis.

“Saya melakukan mural sejak 2010. Misi saya mengajak orang lain dapat pengalaman berkesenian. Saya gerakkan warga sekitar untuk membuat mural,” terangnya.

Sementara ini, mural menjadi pekerjaan sampingan. Berkat kreatifitasnya itu dia sering diminta melukis di kafe-kafe. Jasa mural itu dimulai sejak 2017 lalu.

Awal menekuni jasa mural ketika dirinya mengikuti program Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat itu.

Hasilnya, tak sedikit dinding kafe, studio hingga tembok-tembok di jalanan Kota Surabaya penuh dengan mural. Sebagian gambar mural itu merupakan hasil karya Rouf.

Tarif mural yang dikenakan, kata dia, sesuai dengan ukuran per satu meter persegi dinding. Untuk tarif maksimal tiga warna dibanderol Rp 150 ribu per meter persegi.

Bila pelanggannya menginginkan warna lebih dari itu, tarifnya maksimal Rp 250 ribu.

Rata-rata gambar yang dilukis oleh Rouf untuk mural di kafe mengandung vektor semi realis. Dia menggunakan cat tembok sebagai bahan melukis.

Selain Surabaya, dia juga banyak mendapat tawaran melukis di Kediri, hingga Solo. ”Jujur, untuk peminat jasa mural di Kota Blitar sepi. Berbeda di luar kota yang sebulan bisa 3 kafe atau studio,” ungkapnya. (*/sub)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kecamatan Sananwetan #melukis di dinding #seniman mural