BLITAR - Pasangan suami istri (pasutri) Suwarno dan Sri Purwanti patut berbangga hati. Itu setelah salah satu putra mereka, Muhammad Iqbal Taufani berhasil mengharumkan nama SMA Negeri 1 Blitar, setelah meraih medali perunggu di ajang olimpiade sains nasional (OSN) untuk bidang Biologi.
Pelajar kelahiran April 2005 ini berhasil mewakili Blitar pada ajang OSN yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 27 Agustus - 2 September 2023 lalu.
Pada ajang bergengsi ini, ada 9 bidang yang dilombakan dengan masing-masing bidang diikuti sebanyak 100 peserta dari seluruh Indonesia. Salah satu bidang yang diikuti oleh Iqbal, yakni bidang Biologi.
“Kegiatan ini digelar di SMAN 3 Bogor, alhamdulillah meskipun jauh, Iqbal bisa membawa pulang medali ke Blitar,” jelas ayah Muhammad Iqbal Taufani, Suwarno kepada Koran ini kemarin (4/6).
Dia menuturkan, Iqbal yang saat itu lolos di tingkat nasional harus berangkat ke Bogor yang menjadi tuan rumah perlombaan olimpiade itu digelar.
Disana, pelajar yang beralamat di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo ini didampingi kedua orang tua dan beberapa keluarga.
“Ya, kami sepakat untuk mendampingi Iqbal, juga beberapa guru pendamping,” ujarnya.
Hal itu membuat Iqbal bertambah semangat dan fokus pada perlombaan. Iqbal menorehkan prestasi pada ajang OSN ini dengan menyabet medali perunggu.
Bahkan, torehan prestasi nasional inilah yang membuat diterima di Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya melalui jalur prestasi.
"Alhamdulillah berkat dukungan dari keluarga, saya dapat meraih prestasi di ajang paling bergengsi tingkat nasional ini," ungkap Iqbal.
Orang tua Iqbal sangat bangga dengan capaian prestasi itu. Sejak duduk dibangku SD hingga SMP, Iqbal selalu mendapatkan support penuh dalam setiap lomba yang diikuti.
Tak hanya itu, bapak dan ibu guru SMA Negeri 1 Blitar juga sangat mendukung dan terus memotivasi Iqbal dalam belajar untuk persiapan OSN.
Ada sedikit kendala sebelum OSN, jelas Iqbal, yakni agak bingung mengatur waktu belajar antara pelajaran sekolah dan materi olimpiade.
Tetapi pelajar yang hobi membaca dan main game ini akhirnya bisa melalaui itu berkat kesabaran dan terus berusaha keras dalam belajar.
“Saya berharap adik-adik kelas dapat termotivasi dan dapat mempertahankan prestasi-prestasi dari kakak kelas, bahkan harus bisa lebih baik lagi,” harapnya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Blitar Gatot Wiyono turut berkomentar tentang prestasi yang diraih salah satu siswanya.
Menurut dia, Iqbal sejak kelas X sudah sering menyumbangkan prestasi di bidang akademik terutama di bidang Biologi.
"Saya berterimakasih pada orang tua Iqbal dan bapak ibu guru SMAN 1 Blitar karena sudah membimbingnya, hingga mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama sekolah khususnya dan nama Kota Blitar secara lebih luas," ungkapnya bangga. (ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila