Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Yulia Fitriani, Emban Amanah Sebagai Guru Mapel Seni Budaya, Salurkan Energi Positif di Lingkungan Sekitar

Yanu Aribowo • Kamis, 13 Juni 2024 | 23:30 WIB
PIAWAI: Yulia Fitriani (tengah) mendampingi para penampil tari Ranting Rintang di Kesambi Trees Park beberapa waktu lalu.
PIAWAI: Yulia Fitriani (tengah) mendampingi para penampil tari Ranting Rintang di Kesambi Trees Park beberapa waktu lalu.

BLITAR - MENGEMBAN amanah sebagai guru mata pelajaran (mapel) Seni Budaya di UPT SMPN 3 Ponggok sejak September 2020, Yulia Fitriani mampu menyalurkan energi positif di lingkungan sekitarnya.

Tak hanya di lingkungan sekolah yang ada di Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, tapi juga di luar lingkungan sekolah.

Hal itulah yang membuat perempuan 27 tahun warga Desa Tunjung, Kecamatan Udanawu, ini aktif dalam berbagai kegiatan.

Bersama keluarga besar SMPN 3 Ponggok, Yulia rutin mendampingi tim seni tari turun dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Pada 2021, dia membawakan tari Ranting Rintang dan meraih Juara 1 FLS2N Kabupaten Blitar serta juara 4 FLS2N Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Kemudian pada 2022, dia membawakan tari Jelita Maliran dan meraih juara 2 FLS2N Kabupaten Blitar, juara 2 FLS2N Provinsi Jatim, serta juara 1 FLS2N tingkat nasional.

Selain itu, pada 2023, dia membawakan tari Wanudya Bakah dan meraih juara 1 FLS2N Kabupaten Blitar serta juara 3 FLS2N Provinsi Jatim.

"Tahun 2024, dengan membawakan tari Sajuga Kayun, dia meraih juara 1 FLS2N Kabupaten Blitar. "Tim tari SMPN 3 Ponggok akan tampil lagi pada 17 Juli 2024 dalam FLS2N Provinsi Jatim," jelas perempuan berkacamata ini.

Selain mengajar mapel seni budaya, Yulia juga mengemban tugas di luar sekolah. Yakni, membangun kemitraan dengan sekolah dasar yang ada di wilayah zonasi UPT SMPN 3 Ponggok dengan menjadi guru ekskul seni tari. Misalnya, di SDN Bendo 1 dan SDN Jatilengger 2.

Yulia juga aktif menari di Sanggar Pendapa Kabupaten Blitar yang base camp-nya di aula Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar.

"Bersama Sanggar Pendapa Kabupaten Blitar, saya pernah tampil dalam Festival Wayang di Pendapa Ageng Hand Asta Sih Srengat pada 2022," jelas ibunda Gyan Narendra Alfarizqi Suhendro ini.

Selain itu, bersama sanggar tersebut, istri Endro Basuki, 33, ini juga banyak belajar materi di balik layar seni tari.

Baca Juga: Cara Anif Endrayani Manfaatkan Waktu Luang, Hobi Tari dan Senam Jadi Pilihan Menyehatkan

Misalnya, ikut membantu di balik layar bagian penata busana dalam Drama Tari Kresnayana saat tampil di Anjungan Provinsi Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 2022, serta dalam Festival Kresnayana di Amfiteater Penataran pada 2023. (ynu/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Guru mata pelajaran #seni tari #UPT SMPN 3 Ponggok