BLITAR - Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah Asean University Games (AUG) 2024.
Nah, salah satu pesilat kebanggan Blitar dan mewakili Universitas Islam Balitar (Unisba) ikut dalam kompetisi se-Asia Tenggara.
Dia adalah Vince Anggy Fadila. Mahasiswi ini berhasil membawa pulang medali perak untuk kelas A dewasa putri dengan berat 45-50 kilogram (kg).
Meskipun hanya sampai nomor dua, ternyata Vence -sapaan karibnya-merupakan satu-satunya wakil Indonesia dari Provinsi Jawa Timur (Jatim) dalam olahraga pencak silat mewakili Universitas Islam Blitar.
Dalam kelas yang akhirnya dimenangkan Vince, kontestan lain berasal dari Malaysia, Singapura, Laos, Thailand, dan Indonesia.
“Sebelumnya di Pomprov Jatim 2023, alhamdulillah dapat emas. Lalu lanjut ke Pomnas, kembali dapat emas. Sebelum akhirnya menjadi wakil Indonesia di ajang AUG ini,” jelas mahasiswi jurusan ilmu hukum Unisba ini.
Gadis 21 tahun ini menuturkan, awal mula terjun di dunia silat lantaran maraknya penculikan sehingga akhirnya belajar bela diri. Saat itu usianya baru menginjak belasan tahun.
Seiring berjalannya waktu, setelah beberapa tahun berlatih kemudian uji coba, dia berhasil melalui beberapa event.
“Pertama, kejuaraan lokal di kelas 2 SMP saat itu. Memang tidak satu dua kali gagal naik podium. Memang sedih sih, tapi kalau terus berlarut-larut, kapan berkembangnya,” ungkap mahasiswa semester 4 ini.
Usaha dan pantang menyerah perlahan membuahkan hasil setelah kegagalan demi kegagalan dilalui dengan sabar.
Hingga pada 2018 silam, dalam suatu kejuaraan nasional, dia bisa menggamit medali perunggu.
Naik podium pertama itu semakin melecut semangatnya untuk meraih prestasi yang lebih baik.
Meskipun di tengah padatnya aktivitas, dia berhasil membuktikan diri melalui berbagai ajang kejuaraan.
Beberapa prestasi yang pernah ditorehkan antara lain Juara 1 Pomprov Jatim Kelas A 2023, Juara 2 Porprov Jatim Kelas B 2023, Juara 3 Porprov Jatim Kelas B 2022, Juara 1 Pomnas Kelas A 2023, dan yang terbaru Juara 2 AUG.
“Pagi kerja, sorenya latihan, malam kuliah. Kalau latihan biasanya dalam seminggu itu lima kali. Tapi kalau mau ikut event, setiap hari latihan. Bahkan semakin mendekati event bisa satu sampai tiga kali dalam sehari,” terang perempuan asal Srengat ini.
Menurut dia, ada beberapa tips untuk teman-teman pesilat yang ingin meraih sukses. Antara lain, harus kerja keras tak kenal lelah, komitmen dengan diri sendiri, banyak belajar, memperbanyak jam terbang, dan tentu doa dari kedua orang tua. Kini, dia menargetkan untuk bisa mengikuti seleksi nasional.
“Ya, setelah ini masih ada berbagai ajang perlombaan. Target saya, semoga bisa mewakili Indonesia dalam ajang Sea Games atau seleksi nasional untuk mengharumkan nama Blitar dan Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Rektor Unisba dr Soebiantoro mengaku, pihak kampus men-support berbagai kegiatan mahasiswa, baik akademik maupun nonakademik termasuk kegiatan olah raga.
Bahkan, Unisba telah mendukung sejak Vince berangkat ke pemprov hingga di ajang tingkat Asia Tenggara ini (AUG, Red).
“Yang jelas, kami dari kampus sangat mendukung para mahasiswi dalam prestasi. Di bidang apa pun, selalu kami support penuh. Semoga prestasi Vince ini dapat menjadi contoh mahasiswa yang lain,” harapnya.
Bahkan dari informasi yang diterima Unisba, jelas dia, pada saat penutupan AUG 2024 beberapa waktu lalu, para juara termasuk Vince diproyeksikan untuk ikut dalam Asia Martial Art Competition. (mg1/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila