BLITAR - Berawal dari keprihatinan terhadap para peternak ikan lele di daerahnya yang gulung tikar, Kepala Desa (Kades) Modangan, Kecamatan Nglegok, Mochamad Bisri Mustofa, mulai bergerak untuk membudidayakan ikan lele di sekitar rumahnya.
Secara tidak langsung, hal itu untuk mengembalikan semangat para peternak ikan lele yang bangkrut.
Dia mencoba membuat formula sendiri untuk budidaya ikan lele, dan sangat terbuka berbagi ilmu dengan masyarakat sekitar.
Sebagai langkah awal, Bisri memulai dengan 250 ekor bibit ikan lele yang dibelinya dari penjual yang ada di daerahnya.
Dia pun mulai rutin merawat ikan lele miliknya, mulai pembuatan kolam, serta pemberian pakan dia lakukan sendiri di sela-sela kesibukannya.
"Biasanya pagi hari sebelum berangkat ke kantor, saya sempatkan untuk mengontrol dan memberi pakan ikan lele, kemudian saya lanjutkan di sore hari. Namun, jika ada kesibukan yang tidak bisa saya tinggal, istri saya yang menggantikan saya untuk memberi pakan," ucapnya.
Untuk pakan yang digunakan, Bisri mempunyai cara tersendiri untuk menghemat pengeluaran, namun hasilnya maksimal, yaitu dengan menggunakan lompong dan talas yang dijadikan sebagai campuran pakan.
Dia pun menjelaskan cara pengolahannya dengan cara dicacah dan dimasukkan ke dalam drum selama semalam dengan tujuan untuk mengurangi kadar getah yang ada di talas, sebelum diberikan ke ikan lele.
"Biasanya setiap pagi dan sore saya beri pakan pabrik, dan pada malamnya baru saya berikan talas," jelas pria ramah ini.
Dan ternyata, cara yang dia lakukan itupun berbuah hasil. Ikan lele yang dia ternak bobotnya bertambah, lantas pembeli yang notabene merupakan tetangganya merasa puas saat membeli ikan lele darinya.
Bisri pun menyimpulkan, kurangnya inovasi yang menjadi penyebab utama para peternak bangkrut.
Karena jika terlalu mengandalkan pakan dari pabrik yang semakin hari harganya melambung tinggi, sehingga hasil panen tidak bisa menutupi biaya operasional yang mereka keluarkan. “Intinya harus ada inovasi untuk sedikit menekan biaya operasional,” terang Bisri.
Harapannya, melalui inovasi dalam hal kebutuhan pakan, peternak ikan lele yang dulu berhenti bisa berkarya kembali, dan dia pun siap untuk membantu memasarkan ikan lele hasil panen mereka, jika kembali menekuni usaha budidaya ikan lele. (apr/iyo/ynu)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila