Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Begini Cara Kepala LPKA Kelas I Blitar Salurkan Hobi Positif, Tekuni Tenis Lapangan Sampai Karaoke

Yanu Aribowo • Senin, 29 Juli 2024 | 18:10 WIB

 

HOBI TENIS LAPANGAN: Kepala LPKA Kelas I Blitar, Giyono, memiliki banyak hobi positif.
HOBI TENIS LAPANGAN: Kepala LPKA Kelas I Blitar, Giyono, memiliki banyak hobi positif.

BLITAR - Menjaga pikiran tetap segar dalam menjalankan amanah bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya dengan menyalurkan hobi positif, untuk mendukung kinerja di lapangan.

Seperti yang ditekuni Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar, Giyono, Amd IP, SH, MH, ketika ada waktu luang menekuni hobi olahraga tenis lapangan dan karaoke.

Jadwal menyalurkan hobi tenis lapangan bisa dijalani di berbagai tempat bersama rekan-rekannya. Manfaatnya selain menyehatkan, melalui tenis lapangan dia bisa membangun silaturahmi yang bagus.

Beberapa lapangan tenis yang sering dijadikan lokasi latihan, antara lain, di Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, di lapangan tenis Kebonrojo, lapangan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Blitar, hingga lapangan LPKA Kelas I Blitar.

Bahkan, karena sangat menggemari tenis lapangan dan karaoke, dia memiliki slogan yang khas. “Raket istri kedua, mik istri ketiga. Saya hanya ambil sisi positifnya. Hati senang, umur panjang, bisa senangkan teman,” ungkapnya.

Terbaru, Giyono baru saja bermain bersama atlet Persatuan Tenis Pengayoman (PTP) Jawa Timur dalam rangka Hari Dharma Karyadhika ke-79, di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BBSDM) Kemenkumham RI, pada 19-21 Juli 2024.

Selain dalam momen khusus, hobi olah vokal biasanya dijalani suami Katini, SPd, guru MTsN 1 Kota Malang, ini usai menyalurkan hobi bermain tenis lapangan. “Biasanya ada sound system di pinggir lapangan, usai latihan tenis lanjut karaoke bersama, mulai dangdut hingga campursari, saya suka,” ungkap bapak tiga anak ini.

Berkat menekuni hobi tenis lapangan, Giyono memiliki pengalaman istimewa, misalnya mendapatkan kemudahan menjalin kedekatan dengan banyak orang. Dia menekuni hobi tenis lapangan sejak menjadi Taruna Tingkat 2 Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) Jakarta.

Sejak muda, Giyono punya prinsip, “Saya tidak punya keluarga berpangkat, jika saya tidak punya media silaturahmi, saya punya apa?”. Berbekal prinsip itulah dia menekuni olahraga tenis lapangan, sampai akhirnya dia dipercaya menjadi asisten pelatih tenis lapangan di lingkungan AKIP Jakarta.

Kala itu, dia membantu melatih beberapa pejabat AKIP yang ingin belajar tenis lapangan. Salah satunya adalah mantan Dirjen Pemasyarakatan Adi Suyatno. Selama di AKIP Jakarta, Giyono aktif mengikuti berbagai kegiatan untuk menyalurkan hobinya, seperti menjadi vokalis band AKIP, asisten pelatih tenis lapangan, hingga master of ceremony (MC).

Baca Juga: Begini Cara Isi Waktu Luang Kades Modangan Kecamatan Nglegok, Tekuni Budidaya Lele Jadi Pilihan

“Alhamdulillah, selain bisa olahraga, juga dapat uang saku tambahan, dan makan enak,” kenang pria 54 tahun ini.

Saat ini, mengabdi di LPKA Kelas I Blitar, bukan menjadi hal baru bagi Giyono. Sebab, sebelum mengemban amanah sebagai Kepala LPKA Kelas I Blitar sejak November 2023, dia pernah menjadi staf pembinaan di tempat yang sama pada 2003 lalu.

Sebelum kembali ke Kota Blitar, dia mengemban amanah sebagai Kepala LP Kelas II B Bualemo Gorontalo. “Alhamdulillah setelah 20 tahun keliling Indonesia berpindah-pindah penugasan, akhirnya bisa kembali ke Kota Blitar,” ungkapnya.

Dalam rangka meningkatkan kinerja, kini LPKA Kelas I Blitar memiliki slogan, disiplin, yang merupakan singkatan dari datang tepat waktu, isi daftar hadir, siapkan pekerjaan, ikuti perintah atasan, patuhi peraturan, laporkan hasil kinerja, infokan apabila ada kendala, dan nilai kinerja sangat baik.

Selain itu, meski kini menjadi warga Kelurahan Sudimoro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pria ramah ini merupakan putra daerah Kota Blitar.

Dia merupakan putra kelahiran Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul. Masa sekolahnya juga dihabiskan di Kota Blitar, mulai SDN Bendo 1 lulus pada 1984, SMPN 3 Blitar lulus pada 1987, SMAN 1 Blitar lulus pada 1990, sebelum kemudian melanjutkan pendidikan di AKIP Jakarta lulus pada 1994.

Untuk jenjang pendidikan tinggi lainnya, Giyono merupakan lulusan S1 Jurusan Hukum Universitas Mahendradatta Bali lulus pada 1998, dan lulusan S2 Jurusan Hukum Universitas Putra Bangsa Surabaya lulus pada 2007. (apr/ynu)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#hobi #Tenis Lapangan #lpka #waktu luang