Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tularkan Hobi dan Ajari Cinta Alam, Wahyu Sugiarto, Polisi Asal Blitar Ini Ajak Anak Naik Rinjani

Fajar Rahmad Ali Wardana • Jumat, 16 Agustus 2024 | 17:30 WIB
KUAT MENTAL: Kevin Alvaro Aqila Sugianto bersama ayahnya, Wahyu Sugiarto, mendaki Gunung Rinjani beberapa waktu lalu.
KUAT MENTAL: Kevin Alvaro Aqila Sugianto bersama ayahnya, Wahyu Sugiarto, mendaki Gunung Rinjani beberapa waktu lalu.

BLITAR - Tidak banyak orang tua yang menularkan hobinya kepada buah hatinya. Berbeda dengan Wahyu Sugiarto, warga Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, yang mengajarkan hobi antimainstream kepada anaknya, yakni mendaki gunung.

Bahkan, ini bukan kali pertama. Sudah lima gunung yang telah dijelajahi Wahyu bersama sang anak.

Ayah dan anak itu baru saja menyelesaikan pendakian gunung keenam di Gunung Rinjani, Lombok, pada 7–10 Juli lalu.

Pendakian itu viral di media sosial usai Wahyu mengunggah konten foto Kevin memegang banner SMP 7 di puncak Gunung Rinjani.

KUAT MENTAL: Kevin Alvaro Aqila Sugianto bersama ayahnya, Wahyu  Sugiarto, mendaki Gunung Rinjani beberapa waktu lalu.
KUAT MENTAL: Kevin Alvaro Aqila Sugianto bersama ayahnya, Wahyu Sugiarto, mendaki Gunung Rinjani beberapa waktu lalu.

Aksi membawa banner SMP 7 itu memang sengaja dilakukan oleh Kevin dan sudah disiapkan dari rumah.

Karena, dia ingin mengungkapkan rasa syukur usai diterima menjadi siswa baru di SMPN 7 Blitar. Sang ayah juga turut bangga.

Selain bisa menularkan hobinya kepada sang anak, dia juga dapat memenuhi impian buah hati untuk terus semangat belajar di sekolah baru.

“Sebelum ke Gunung Rinjani, anak saya sudah dikenalkan dengan mendaki gunung yang tidak terlalu tinggi. Seperti Gunung Kelud, Welirang, Sindoro, dan Argopuro. Saya mengajaknya tentu ketika dia sedang libur sekolah,” ujar Wahyu yang ditemui di rumahnya, Kamis (15/8).

Tujuan mengajak anaknya bukan hanya sekadar gengsi atau gaya-gayaan, tapi mendaki gunung ini untuk menanamkan pendidikan karakter. Karena menurutnya, alam mengajarkan banyak hal terkait mental seseorang.

Memang ada pepatah populer, yakni “jika ingin mengetahui karakter seseorang, ajaklah mendaki gunung”.

Hobi itu ternyata dilakukan Wahyu bersama Kevin setiap kali liburan sekolah dan telah dilakukan sejak 6 tahun yang lalu.

Pendakian pertama Kevin dilakukan di Gunung Kelud pada November 2018 silam tanpa menginap. Karena itu hanya untuk pengenalan pertama bagi Kevin terhadap hal-hal terkait mendaki gunung.

Tiga tahun berselang, Wahyu mengajak lagi Kevin untuk mendaki Gunung Kelud. Kali ini, mereka berdua menginap sehari semalam pada September 2021.

Pada pendakian ketiga, ayah dan anak ini memberanikan diri ke gunung luar kota. Yakni, Gunung Welirang yang didaki melalui Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada 2022.

Setahun kemudian, mereka berdua mendaki Gunung Sindoro yang berada di Jawa Tengah. Tidak berselang lama, Wahyu dan Kevin melakukan pendakian ke lima di Gunung Argopuro lewat jalur Desa Baderan.

Mereka menginap selama 3 hari 4 malam pada Juli 2023. Terakhir mendaki Gunung Rinjani saat Kevin berusia 13 tahun.

“Saya menginap di Gunung Rinjani selama 4 hari dan 3 malam. Tentu harus persiapan matang membawa anak naik gunung, terkait fisik dan mental. Selain itu juga mempelajari gunung yang akan dituju,” ungkapnya.

Laki-laki 41 tahun ini menceritakan perjalananya bersama sang anak di Gunung Rinjani yang berjalan lancar.

Bahkan, alam dan cuaca juga bersahabat dengan mereka berdua. Berbeda dengan perjalanannya di Gunung Kelud beberapa tahun lalu.

Mereka pernah terjebak hujan, tapi dapat diatasi dengan persiapan perlengkapan pakaian yang lengkap.

Wahyu menuturkan, anaknya cukup menikmati mendaki gunung. Bila Kevin mengeluh kelelahan, mereka akan istirahat untuk beberapa menit di tengah pendakian.

Dengan begitu, mereka hanya istirahat setengah jam di perjalanan. Berbeda di basecamp karena bisa menginap dengan mendirikan tenda.

Ke depannya, Wahyu berencana mengajak anaknya untuk mendaki Gunung Semeru yang kini masih ditutup oleh pemerintah setempat. Bila masih tutup, mereka akan beralih ke Gunung Sumbing yang ada di Jawa Tengah.

“Semoga saja rencana mendaki ke Gunung Semeru dapat terlaksana pada liburan sekolah mendatang,” tutur Wahyu.

Wahyu ternyata juga merupakan anggota polisi Polsek Bakung berpangkat AIPDA. Dengan begitu, memang sangat mungkin dia mengajarkan hal fisik seperti mendaki gunung kepada anaknya. “Rencananya saya juga akan mengajak anak perempuan saya mendaki gunung. Tentu dikenalkan dengan yang dekat, seperti Gunug Kelud,” pungkasnya. (*/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#polisi #Kecamatan Kepanjenkidul #hobi #mendaki gunung #Kota Blitar