BLITAR - Enam bulan terakhir, Kepala SMAN 1 Talun, Edy Sasmito MPd, mendapatkan amanah baru sebagai Plt Kepala SMAN 1 Sutojayan.
Di tengah rutinitasnya, ia harus menjaga agar kondisi kesehatannya tetap prima, untuk mendukung dalam menjalankan amanah. Di antaranya harus jeli membagi waktu dan meluangkan waktu untuk olahraga.
Antara SMAN 1 Talun di Kelurahan Kaweron, Kecamatan Talun, dengan SMAN 1 Sutojayan, di Kelurahan Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan, terpaut jarak sekitar 20 kilometer.
Secara teori ia harus membagi waktu di sekolah tersebut, tiga hari di SMAN 1 Talun dan dua hari di SMAN 1 Sutojayan, atau sebaliknya.
Namun, sejak mengemban amanah tersebut pada Maret 2024 lalu, dalam praktiknya sangat fleksibel, karena kedua lembaga sama-sama membutuhkan kehadirannya.
"Istilah guyonannya, mbok wek dan mbok nom, semua harus dilayani," kelakar suami Sri Wahyuni.
Dengan padatnya agenda, pria 52 tahun ini menjaga stamina dan kesehatannya, dengan olahraga dan mengatur pola hidup yang teratur.
Misalnya, mengatur pola makan dengan mengurangi jeroan bebek, menjaga pola tidur yang lebih awal, hingga menekuni hobi bulutangkis bersama rekan-rekannya.
"Untuk bulutangkis tetap saya sempatkan, yang penting keluar keringat, meski waktunya berkurang tidak seperti dulu," jelas pria ramah ini.
Pria warga Desa Jatitengah, Kecamatan Selopuro, ini punya prinsip dalam mengemban amanah.
Yakni, 5B: Bergerak, Berbenah, Berubah, Berkarya, dan Berprestasi. Selain itu, juga filosofi kandang bubrah dan hijrah, yakni berusaha membawa lembaga yang dipimpinnya menuju pada level yang lebih baik.
Tak heran, di kedua lembaga tersebut sering kali mengirimkan perwakilannya dalam berbagai ajang kompetisi.
Misalnya, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), hingga Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Selain itu, juga sering kali lembaga tersebut menggelar lokakarya dan bimbingan teknis (bimtek) untuk memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Blitar. (apr/ynu)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila