Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bilqis Jamilatul Awalin, Finalis Duta Pemuda Gemari Sastra, Sering Juarai Lomba Puisi hingga Orasi

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 7 September 2024 | 17:58 WIB
CINTA SASTRA: Bilqis Jamilatul Awalin berpose saat sesi foto untuk Duta Pemuda Kabupaten Blitar beberapa waktu lalu.
CINTA SASTRA: Bilqis Jamilatul Awalin berpose saat sesi foto untuk Duta Pemuda Kabupaten Blitar beberapa waktu lalu.

BLITAR - Tidak banyak perempuan yang menyukai dunia sastra, menulis karya hingga membawa prestasi.

Bilqis Jamilatul Awalin, warga Desa Gondang, Kecamatan Gandusari, ini menjadi salah satu perempuan muda sukses di dunia sastra.

Keterampilannya pada sastra membawanya menjadi finalis duta pemuda Kabupaten Blitar.

Bilqis – sapaan akrabnya – mengaku telah menggemari dunia sastra sejak duduk di bangku madrasah ibtidaiyah (MI).

Beberapa keterampilan sastra yang dikuasai diantaranya menulis dan baca puisi, pidato, ceramah, hingga orasi. Sebab, dia sudah menilik kompetisi sastra pada keterampilan tersebut.

“ Awalnya saya saat MI dipaksa oleh guru untuk ikut lomba ceramah atau da’i kecil. Syukurnya pada lomba pertama itu, saya mendapatkan juara 3. Meskipun, pengetahuan saya terkait sastra dan ceramah minim,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Jumat (6/9).

Dia melanjutkan, prestasi itu membuatnya untuk lebih semangat dan percaya diri dalam berkarya. Apalagi sekolah mendukung keterampilannya di dunia sastra.

Menurutnya lomba yang paling berkesan, yaitu ketika mengikuti lomba cipta dan baca puisi di Museum Penataran ketika masih kelas 3 Mts. 

Momen itu berkesan karena masih pertama mengikuti lomba puisi, dan karyanya dibuat khusus terkait Kabupaten Blitar.

Keterampilan sastranya berlanjut hingga jenjang SMK. Bilqis pernah mengikuti lomba orasi saat kirab pandu praja patria dan sukses meraih juara 1.

Selain itu, keterampilannya ini juga membawanya meraih juara 1 pada putri SMKN 2 Blitar.

“Bagi saya mendalami sastra ini mempermudah saat tes wawancara dan tes tulis dalam duta pemuda serta pemilihan putri SMK. Namun untuk kedepannya, saya masih fokus pada sekolah. Karena saya baru kelas 11,” ungkapnya. 

Bahkan bagi Bilqis, menulis puisi itu untuk menyampaikan perasaan dengan bahasa yang tidak umum. 

”Dengan membuat puisi, orang lain tidak tahu secara gamblang perasaan saya. Hal itulah yang saya nikmati dari membuat puisi. Untuk saat ini menulis puisi menjadi hobi yang menyenangkan dan bermanfaat,” pungkasnya. (jar/sub)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #prestasi #dunia sastra