Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Laila Ivona Bella, Ex Model Asal Blitar Pilih Terjun Jadi Programer, Tekad Buat Aplikasi yang Berguna untuk Orang Banyak

Mohammad Syafi'uddin • Rabu, 11 September 2024 | 19:00 WIB
UNJUK DIRI: Laila Ivone Bella Prabawati sedang unjuk diri saat sesi pemotretan model.
UNJUK DIRI: Laila Ivone Bella Prabawati sedang unjuk diri saat sesi pemotretan model.

BLITAR - Marak warga yang memiliki pengalaman buruk tertipu oknum yang tidak bertanggungjawab melalui link dunia digital untuk menipu. Ini membuat Laila Ivone Bella Prabawati untuk terjun ke dunia programmer.

Meskipun belum sempurna, gadis asal Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari terpacu membuat aplikasi yang bermanfaat buat masyarakat.

Berawal dari banyak pengalaman yang dialami teman dan para kenalannya, khususnya warga kurang mampu yang buta teknologi dan informasi. Membuat gadis yang akrab disapa Bella ini memilih menekuni dunia pemrograman.

Terlebih, pilihannya ini juga didasari oleh keinginaanya untuk lebih bermanfaat bagi orang lain lewat program yang dibuatnya.

“Teknologi ini kan semakin maju ya. Namun masih banyak warga yang kurang paham akan manfaat dan bahayanya. Terutama pentingnya keamanan data. Dari pengalaman saya saja, pernah ada yang tertipu karena ada yang kirim link enggak jelas. Itu bahaya ya, namun masih ada saja yang klik,” terang gadis yang kini menginjak usia 20 tahun ini.

Berbekal dari pengalaman tersebut, dan background bersekolah di sekolah kejuruan. Ini semakin mendorong gadis ini untuk masuk di salah satu kampus di Blitar, mengambil jurusan Teknik Informatika. Dia berharap, dengan langkah yang diambil dapat berdampak bagi masyarakat luas.

“Ini hobi saya. Selain itu saya juga memiliki rasa penasaran yang cukup tinggi khususnya dalam bidang teknologi. Saya harap nanti saya bisa membuat aplikasi yang bermanfaat buat orang lain,” ungkapnya.

Walaupun belum bisa terwujud sepenuhnya, sejak duduk di bangku kuliah ini, dirinya bersama beberapa kawan di jurusan yang sama, sudah mulai membuat sebuah aplikasi website Giddo Shoppa yang ditujukan untuk meningkatkan usaha dan produktifitas UMKM.

Dengan focus, mempermudah masyarakat dalam menjajakan dagangannya. Kendati hanya tugas kuliah, pengalaman tersebut memancing semangatnya untuk semakin tekun dalam menggeluti bidang ini.

Karena hal ini pula, dia menyakini bahwa teknologi memiliki peluang yang sangat besar, karena sangat diperlukan dalam perkembangan dan kebutuhan manusia.

Selain menjadi pemrogram yang handal, perempuan yang masuk dalam dunia modelling sejak 2021 lalu ini juga ingin lebih dikenal masarakat. Langkahnya ini sudah dibuktikan dengan mengikuti berbagai event modelling.

Bahkan dari ingatannya, sudah ada sekitar lima panggung pertunjukan yang diikuti untuk melatih kepercayaan dirinya.

Pada awal perjuanganya, dia merasa canggung dan kikuk saat berdiri di atas panggung. Jangankan untuk jalan, berdiri saja kakinya sudah serasa gemetar. Namun berkat ketekunan, usaha dan dukungan orang tua. Kini dia sudah mulai percaya diri berlenggok di panggung catwalk.

“Saya juga senang menjadi modelling, soalnya disana saya banyak belajar berbagai hal. Terlebih, karena ini juga saya bisa memiliki banyak teman dan relasi,” ungkapnya bangga. (*/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kecamatan Gandusari #model #programer #aplikasi