Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Devita Dyah Setyawati, Digital Marketing Expert Asal Blitar, Tak Henti Ajak Gen Z Ambil Peran di Dunia Digital

Muhamad Ilham Baha’udin • Minggu, 22 September 2024 | 22:21 WIB
ANGGUN: Vitta Devita malang melintang menjadi pembicara di berbagai seminar dan webinar
ANGGUN: Vitta Devita malang melintang menjadi pembicara di berbagai seminar dan webinar

BLITAR - Di era digital saat ini, marketing berbasis digital menjadi salah satu keterampilan yang perlu didalami dan dikuasai. Namun, ilmu tersebut masih dianggap remeh oleh sebagian besar masyarakat. 

Padahal dengan mempelajari ilmu ini bisa memberikan banyak manfaat untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa.

SEPERTI yang telah dilakoni Devita Dyah Setyawati, perempuan asal Desa Slorok, Kecamatan Doko, yang saat ini menjadi seorang digital marketing expert dan advertiser expert yang aktif tularkan ilmu pada pelaku usaha untuk go digital.

Vitta Devitta, nama panggungnya, sejak 2017 telah menekuni marketing berbasis digital ini. 

“Awalnya dari komunitas Bukalapak untuk membantu seller se-Indonesia, lalu pada 2022 itu mulai membantu pengenalan go digital pada UMKM di Blitar. Jadi, kami kenalkan, kenapa sih saat ini harus ke online. Bukan hanya dengan teori, melainkan dengan praktik langsung,” ungkapnya. 

Menurut dia, suatu tantangan tersendiri memperkenalkan digital marketing ini pada masyarakat Blitar Raya. Pasalnya, ilmu ini masih dipandang sebelah mata sehingga banyak orang yang masih kurang paham pentingnya go digital.

Padahal, di kota-kota lain, masyarakat berlomba-lomba untuk mendapat ilmu ini bahkan rela merogoh kocek lebih.

“Sebenarnya banyak juga masyarakat Blitar yang kirim direct message (DM) melalui sosmed, seperti ‘di kota belum ada ya materi seperti ini’ atau ‘di desaku kokbelum ada ya, kak’. Sepertinya, akses informasi untuk adanya pembelajaran marketing berbasis digital ini masih kurang, padahal penting banget,” ujar perempuan yang merupakan Duta Wisata Gus Jeng Kabupaten Blitar 2013 ini.

Saat ini, dia tengah menyasar Generasi Z (Gen Z) untuk membantu mengembangkan UMKM di Blitar Raya. Sebab, UMKM di Blitar kebanyakan berfokus pada produksi sehingga keberlanjutan penjualan produk begitu kurang.

Selain itu, Gen Z yang sudah akrab dengan perkembangan teknologi saat ini dirasa berpotensi besar membuat berbagai gebrakan baru.

“Saat ini memang concern membantu Gen Z di Blitar, jadi ada 119 anak magang yang dibantu berpikir bagaimana jualan online di masa sekarang secara mandiri. Itu for free buat temen-temen Gen Z dan sekarang hasilnya juga lumayan,” terangnya.

Baca Juga: Adella Salsabila Fitrie, Gadis Asal Blitar yang Aktif Suarakan Self Improvement, Dulu Pernah Diremehkan

Sebab, jelas dia, ujung tombak penjualan produk itu ada di marketing. Di sisi lain, banyak UMKM dan anak-anak muda yang merasa terbantu dengan ilmu pemasaran berbasis digital ini.

Dengan memaksimalkan potensi pemasaran online ini bisa mendapatkan hasil yang luar biasa.

“Saya senang banget melihat anak muda di Blitar yang tadinya belum tahu ilmu ini sama sekali, sekarang bisa mendapat nominal yang lumayan dari berjualan online di berbagai platform. Kalau mau konsisten, hasilnya oke banget, bahkan ada yang bisa mendapat 200-800 USD per bulan,” pungkas trainer content creator ini. (ham/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #digital marketing #produk #ilmu #penjualan