BLITAR - Selayaknya anak muda, jiwa Gracie Aulia Fortuna begitu menggebu kalau berkaitan soal modeling. Langkah ini tidak jauh dari kiprah orang tuanya, khususnya sang ibu yang mendidik sedari kecil.
Buah tidak jauh dari pohonnya. Mungkin itulah istilah yang cocok bagi perempuan belasan tahun asal Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, bernama Gracie Aulia Fortuna. Langkah yang dilakukannya merupakan usaha untuk menggapai dunia yang pernah dimasuki ibunya.
“Ibu saya dulu sudah sering masuk dunia entertainment. Di waktu longgar saya saat sekolah dan bekerja, ibu mengajarkan sebagian ilmunya ke anaknya,” ujar perempuan 16 tahun itu.
Berdasar cerita yang pernah didengar dari ibunya, dulu sebelum menikah, ibunya sempat tinggal di Jakarta.
Di sela-sela kesibukannya sebagai mahasiswa tersebut, sesekali ibunya mengikuti casting untuk menjadi salah satu pemeran dalam beberapa drama TV. Beberapa merupakan sinetron terkenal, termasuk Bajaj Bajuri, Kolor Ijo, dan Cinta Fitri.
Siswa SMA ini juga menjelaskan bahwa usaha untuk mengapai cita-cita tersebut sudah dilakukan sejak masih umur 3 tahun. Tentunya, langkah ini bermula dari keinginan ibunya untuk mendidik anaknya agar bisa seperti dirinya dahulu.
Namanya disuruh, hampir pasti ada penolakan. Terutama saat si kecil ini merasa lelah atau capek. Namun, dari beberapa lomba dan usahanya saat kecil tersebut, kini telah membuahkan hasil. Belasan medali dan penghargaan sudah sering dikantongi.
Selain penghargaan, karena pengalamanya ini, dia juga bekerja sebagai model foto session atau muse. Serta di waktu luangnya, dia sempatkan diri untuk mengajar kelas modeling kids.
“Sekarang saya lebih bersyukur. Soalnya kerja keras saya sudah kelihatan satu pers atu. Namun, ini masih jauh dari keinginan saya menjadi seperti ibu dulu,” terangnya.
Kendati kedua bidang ini tidak mirip, dia lebih memilih model sebagai dasar sebelum aktif di dunia entertainment karena memiliki alasan tersendiri.
Misalnya karena di modeling diajarkan beberapa hal, seperti fashion, kecantikan, dan kepercayaan diri. Saat menjadi model, hal tersebut akan bermanfaat untuk memasuki dunia entertainment kelak.
“Memperbanyak pengalaman itu penting, salah satunya pengajaran public speaking yang saya dapat di pelatihan modeling. Saya rasa ini akan terus bermanfaat nantinya. Selan itu, kedua bidang ini memiliki kesamaan. Yakni, menjual potensi diri,” ungkapnya.
Tidak duduk terdiam sambil menunggu keberuntungan datang. Beberapa waktu lalu, Gracie sempat mengajukan seleksi selebriti di sebuah lembaga TV di Jakarta.
Namun, usahanya pupus karena dia mementingkan keluarga dan pendidikan yang sekarang ini lagi digelutinya.
“Dari sananya itu ada persyaratan yang mengharuskan saya tinggal beberapa hari di Jakarta. Saya tidak bisa, karena di sini masi aktif sekolah,” ujarnya. (*/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila