BLITAR - Bung Karno sebagai orator ulung hingga mampu memotivasi khalayak ramai menginspirasi Dodo Mahendra.
Warga Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Kepanjenkidul, ini terbilang sukses menjadi motivator kondang yang telah melanglang buana dari satu daerah ke daerah lain.
Suasana salah satu kios yang terletak di area Stadion Soeprijadi begitu riuh. Tampak wisatawan maupun masyarakat berlalu-lalang sembari menikmati suasana sore itu.
Tak lama seorang pria menyambut koran ini dengan hangat. Dialah motivator kondang Blitar, Dodo Mahendra.
“Jauh sebelum jadi motivator, saya sebelumnya menjadi penyiar sembari bekerja sampingan sebagai MC. Kira-kira 12 tahun yang lalu saya sudah terjun sebagai MC,” ungkapnya mengawali pembicaraan.
Dia menceritakan awal tertarik menjadi seorang motivator setelah melihat penampilan motivator berusia lanjut, Sundarin, yang dihadirkan di tempatnya bekerja. Dodo terpukau dengan penampilan yang dibawakan oleh sang motivator itu.
“Saya sempat dipanggil ke depan dan ditanya hobi, saat itu saya bilang MC. Tapi sama beliau diejek ‘Masa MC kondang kaya gitu’. Setelah itu beliau merangkul saya dan membisikkan bahwa saya memiliki potensi yang bisa dikembangkan,” kenangnya.
Berbekal laptop kreditan, dia bersama rekannya yang ahli komputer membuat materi untuk motivasi. Tempat pertama kali dia menjadi motivator adalah di salah satu diler motor Yamaha di Kota Blitar.
“Aksinya sebagai motivator itu sukses. Dia diacungi jempol oleh sang pimpinan, sehingga memantapkan dirinya untuk menjadi motivator level regional dari satu instansi ke instansi lainnya,” jelasnya.
Menjadi motivator itu mengantarkan Dodo semakin dikenal banyak orang penting. Salah satunya keluarga pejabat TNI berpangkat mayor jenderal alias mayjen.
Singkat cerita, dia mendapat tawaran untuk memotivasi para anggota di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Bandung, Jawa Barat. Namun, untuk menjadi pengisi motivasi di sana perlu melakukan serangkaian tes.
“Jadi waktu itu ada tes selama 40 hari dan alhamdulillah lulus. Lalu mengisi motivasi untuk mayor pilihan dari seluruh Indonesia. Dari situlah, saya dikenal sebagai motivator regional hingga skala nasional,” ungkapnya.
Karirnya pun kian melejit dan menjadi motivator skala nasional. Keliling dari satu kota ke kota lain. Sering mengisi motivasi antar-kodim. Berbagai perusahaan ternama juga pernah mengundangnya sebagai pembicara. (*/sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila