Blitar - Meskipun Blitar memiliki potensi musik yang kaya, perkembangan industri musik di Blitar, terhambat oleh kurangnya event dan festival yang mendukung.
Banyak musisi lokal mengeluhkan terbatasnya platform untuk menampilkan karya mereka, yang mengakibatkan kesulitan dalam mendapatkan pengakuan.
Selama beberapa tahun terakhir, meskipun ada beberapa inisiatif kecil dari komunitas musik, jumlah acara yang lebih besar, seperti festival atau konser tetap jarang.
Hal ini berdampak pada kreativitas dan motivasi musisi, yang merasa kesulitan untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Sebab, mereka sangat membutuhkan ruang untuk berkreasi dan tampil, untuk mengenalkan karyanya. “Tanpa event, sulit bagi kami untuk berkembang,” ungkap Bobby, salah satu pemain band.
Sementara itu, beberapa musisi dan kelompok seni berupaya untuk mengadakan pertunjukan informal di kafe atau tempat umum.
Namun, ini belum cukup untuk memenuhi kebutuhan terhadap dukungan yang lebih besar. Salah satu tempat yang biasa digunakan para musisi menggelar event adalah Zafeya House, yang ada di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sukorejo.
Responnya sangat bagus, musisi dari berbagai komunitas datang silih berganti untuk menjaga eksistensinya dalam berkarya.
Harapannya, pemerintah daerah dan sektor swasta dapat berkolaborasi untuk menciptakan lebih banyak event, sehingga bisa memberikan ruang bagi talenta lokal dan meramaikan dunia musik di Blitar.
Dengan lebih banyak event, diharapkan komunitas musik di Blitar dapat tumbuh dan berkembang, serta menarik perhatian publik dan media yang lebih luas. (nan/ynu)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila