Blitar - Rujak kuah pindang merupakan salah satu hidangan ikonik yang menggambarkan kekayaan kuliner Pulau Dewata.
Kombinasi dari buah segar yang renyah, kuah berbahan dasar ikan pindang, perpaduan rasa pedas, manis, dan asam, menjadikan rujak ini unik dan menggugah selera.
Dengan aroma yang menggoda, hidangan ini selalu berhasil menarik perhatian, baik penduduk lokal maupun wisatawan.
Dalam penyajiannya, rujak kuah pindang terdiri dari berbagai jenis buah, seperti mangga, kedondong, nanas, dan salak.
Buah-buah ini dipotong dadu dengan ukuran yang seragam, menciptakan kesan estetis saat disajikan.
Setiap potongan buah memberikan sensasi segar yang berbeda, meningkatkan kelezatan saat dinikmati.
Kuah rujak ini menjadi bintang utama. Terbuat dari ikan pindang yang telah dimasak dan dicampur dengan bumbu rempah, kuahnya memberikan rasa gurih yang khas.
Sentuhan asam dari air jeruk nipis dan pedas dari cabai, membuat rasa kuah semakin nikmat, menciptakan sensasi yang menyenangkan di lidah.
Rujak kuah pindang tidak hanya menyuguhkan rasa yang nikmat, tetapi juga nutrisi yang baik. Berbagai buah yang digunakan kaya akan vitamin, menjadikannya pilihan yang sehat dan menyegarkan.
Hidangan ini sangat cocok dinikmati di siang hari yang panas, karena memberi efek menyegarkan.
Baca Juga: Hot Plate Spicy Chicken, Sensasi Unik Kuliner Ala Korea, Bisa Dijumpai di Blitar
Bagi pencinta kuliner yang ingin menikmati makan khas Pulau Dewata, rujak kuah pindang kini dapat dinikmati di Kota Blitar. Tepatnya berada di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sukorejo.
"Kami bawa cita rasa khas Bali ke sini, agar masyarakat Kota Blitar tak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan rujak kuah pindang," ungkap Dea, pemilik resto. (apr/nan/ynu)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila