BLITAR - Tidak banyak orang tahu bahwa dunia cosplay itu membawa rezeki bagi para pelakunya.
Seperti yang dilakoni oleh Famelinda Sela Angelina, warga Kecamatan Kademangan, dan Desy Olivia Mayangsari Putri, warga Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan.
Cosplay kini tak sekadar hobi, tetapi mampu menghasilkan cuan.
Bagi dua perempuan muda ini, dunia cosplay telah menjadi bagian dari hidupnya. Lewat cosplay, mereka sukses mendapat penghasilan.
Keduanya menemukan makna baru dalam dunia cosplay karena bisa terus berkembang dan berkarya.
Famella Angeli, nama panggung Famelinda Sela Angelina, mulai menekuni dunia cosplay pada 2015. Saat itu, dia jatuh cinta pada karakter-karakter dari anime seperti Naruto dan Konan.
Debut pertamanya berperan sebagai Hatsune Miku, karakter dari proyek musik Vocaloid, menjadi pintu masuknya ke dunia yang penuh kreativitas ini.
“Aku senang banget waktu pertama kali cosplay. Saat itu aku lebih fokus menikmati prosesnya dan belajar banyak hal,” ujar Famella.
Perasaan minder sempat menghampirinya ketika melihat cosplayer lain yang lebih berpengalaman.
Famel sempat vakum dari dunia cosplay karena menikah hingga memiliki dua anak serta pandemi COVID-19.
Namun, semangatnya kembali menyala setelah bertemu Desy Olivia Mayangsari Putri alias Ivxyee.
“Ketemu Ivxyee membuatku semangat lagi. Keluarga juga mendukung, jadi aku merasa lebih percaya diri,” ungkapnya.
Menjalani hobi sebagai cosplayer membuatnya belajar banyak hal. Yakni, mendalami ilmu make-up dan styling rambut.
Dari hal itu, dia membuka jasa open commission penataan rambut dan menyewakan kostum cosplay.
“Kami menjadi cosplay juga mendapatkan uang dengan menjadi juri dalam berbagai acara. Cosplay ini memberiku banyak teman dan ilmu baru,” tuturnya.
Sementara itu, Ivxyee memulai debutnya pada 2022. Tampil pertama kali dengan kostum Hinata Wedding Dress di acara Universitas Brawijaya.
“Aku awalnya suka make-up. Lalu, lihat video tentang cosplay di TikTok, aku pikir ini menarik dan ingin mencobanya,” ceritanya.
Bagi keduanya, cosplay bukan hanya soal kostum atau kemenangan.Cosplay telah membawa pengalaman berharga, baik dari ilmu tata rias hingga bertemu teman komunitas yang ramah dan mendukung keberadaannya.
”Aku lebih fokus pada menampilkan kostum terbaik saat coswalk. Menang atau kalah itu bonus,” ujarnya. (sub/c1)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila