BLITAR - Bagi Gracie Aulia Fortuna, modeling bukan sekadar hobi, melainkan langkah awal untuk merintis karier di dunia hiburan.
Gadis belia asal Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul ini memiliki tekad kuat untuk mengukir jejaknya sendiri, mengikuti inspirasi dari sang ibu.
Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya. Ibunda Gracie pernah berkecimpung di dunia entertainment sebelum menikah, termasuk tampil di sejumlah drama televisi populer seperti bajaj bajuri, kolor ijo, hingga cinta fitri.
“Di waktu luangnya, ibu sering mengajarkan saya ilmu-ilmu dasar yang dimiliki. Ini menjadi bekal saya sejak kecil,” ungkapnya.
Perjalanan Gracie di dunia modeling dimulai sejak usia 3 tahun, hasil dari dorongan dan bimbingan sang ibu.
Awalnya, tidak mudah bagi Gracie kecil untuk mengikuti jadwal latihan dan berbagai lomba. Namun, usaha keras itu kini terbayar dengan belasan medali dan penghargaan yang telah diraih.
“Dulu saya sering merasa capek dan ingin menyerah. Tapi ibu selalu mendukung saya untuk terus mencoba,” kenangnya.
Pengalaman itu menjadikannya pribadi yang lebih percaya diri dan gigih dalam mencapai tujuan. Selain berprestasi di berbagai lomba modeling, Gracie kini aktif menjadi model foto session dan muse. Bahkan, dia meluangkan waktu untuk mengajar kelas modeling anak-anak.
“Saya ingin membagikan pengalaman saya kepada generasi berikutnya. Melihat mereka berkembang, membuat saya bahagia,” tuturnya.
Meskipun modeling dan dunia entertainment tidak sepenuhnya serupa, Gracie melihat banyak kesamaan antara keduanya. Menurutnya, modeling adalah langkah awal yang tepat untuk mempersiapkan diri memasuki dunia hiburan.
“Di modeling, kita belajar fashion, kecantikan, kepercayaan diri, dan public speaking. Semua itu sangat penting sebagai modal di dunia entertainment,” ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya memperbanyak pengalaman untuk mengembangkan potensi diri.
Baginya, modeling adalah platform yang tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga mentalitas menghadapi audiens dan kamera.
Tidak duduk diam menunggu keberuntungan, Gracie kerap mencoba mengikuti seleksi untuk menjadi selebriti di beberapa televisi swasta di Jakarta. Namun, dia memutuskan untuk mundur demi prioritas keluarga dan pendidikan.
“Ada persyaratan untuk tinggal beberapa hari di Jakarta, tapi saya tidak bisa meninggalkan sekolah dan keluarga saat ini,” jelasnya.
Keputusan ini tidak membuat Gracie menyerah pada mimpinya. Sebaliknya, ia semakin fokus mempersiapkan diri untuk peluang yang lebih besar di masa depan.
“Saya percaya, jika kita terus bekerja keras dan berdoa, kesempatan akan datang pada waktu yang tepat,” pungkasnya. (ham/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila