BLITAR - Kemajuan dunia informasi, khususnya dunia perfilman juga membuat berbagai karakter khayalan dengan gaya dan make up juga mengalami perkembangan. Salah satunya makeup effect hantu, seperti zombie dan lain-lain.
Nah, salah satu makeup artist (MUA) khusus effect adalah Radie Unique. Cewek asal Kelurahan pakunden, Kecamatan Sukorejo ini adalah spesialis makeup effect yang berbeda dengan yang MUA kebanyakan untuk makeup kecantikan.
“Saya dulu memang sempat mencoba makeup beauty, tapi kurang cocok. Akhirnya mencoba yang berbeda untuk makeup karakter effect ini, ternyata banyak yang minat,” ujarnya.
Radie mengaku awalnya coba-coba, karena dirinya pada dasarnya adalah pehoby menggambar.
Namun setelah mencoba untuk make up karakter, ternyata cukup menantang dan beberapa talent merasa cukup puas.
“Dari situ saya terus mendalami make up karater ini, saya belajar dari melihat tutorial di Youtube, dan lain-lain,” akunya.
Tak hanya untuk event-event tertentu, jelas Radie, tapi dirinya kerap diundang untuk make up karakter di acara pribadi, misalnya ada yang ingin foto kenangan dengan make up karakter khusus yang berbeda dari biasanya.
“Ya, sekarang kalau ada event selalu diundang, khsusnya event terkait dengan karakter khusus “horor”, tapi juga sering diundang make up pribadi,” ungkapnya.
MUA effect satu-satunya di Blitar ini mengaku, saat ini dirinya tak hanya make up di local Blitar, tapi sudah mulai menerima undangan dari beberapa kota sekitar, bahkan beberapa waktu lalu baru dari Jogjakarta untuk make up effect salah satu produksi film.
“Lumayan, saat ini mulai mendapat perhatian. Kalau di Blitar kayaknya belum pernah menemukan make up khusus effect. Sekarang kalau ada pembuat film yang butuh make up effect terkadang dipanggil. Untuk makeup effect, saya menerima honor dari Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu untuk satu event,” bebernya.
Dia berharap pemerintah memberikan perhatian khusus kepada para seniman di Kota Blitar. Karena dia melihat di Kota Blitar cukup banyak seniman dengan berbagai latarbelakang seni yang dimiliki, contohnya untuk make up karakter.
“Semoga pemimpin terpilih dan masih muda bisa menaikkan kualitas seniman-seniman Blitar, ada banyak seniman dengan berbagai seni. Kalaupun mau diperhatikan, programnya harus tepat sasaran terkait individu penerima manfaat, karena selama ini kadang salah sasaran,” harapnya. (ham/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila