Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tips Merawat Bonsai Ala PPBI Kota Blitar, Fokuskan di Media Tanam dan Kesehatan Tanaman  

Muhamad Ilham Baha’udin • Senin, 16 Desember 2024 | 15:49 WIB

 

 

ELOK: Bonsai perlu perawatan dan penataan konsep agar indah sepanjang waktu
ELOK: Bonsai perlu perawatan dan penataan konsep agar indah sepanjang waktu

BLITAR - Perubahan musim memiliki tantangan tersendiri bagi pecinta seni tanaman bonsai. Tanaman unik ini memang perlu perhatian ekstra jika memasuki musim penghujan sebab hujan membawa kelembapan tinggi yang dapat memicu munculnya hama dan penyakit pada bonsai.

Bendahara Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Blitar, Tofan Mustofa dalam pameran bonsai yang tengah digelar di barat Taman Plaza Museum PETA membagikan tips untuk menjaga keindahan dan kesehatan bonsai di berbagai musim.

“Curah hujan yang tinggi juga membuat beberapa jenis  bonsai rentan terhadap kondisi tanah yang terlalu basah. Pemberian obat-obatan seperti insektisida dan fungisida juga perlu dilakukan untuk mencegah serangan serangga dan penyakit,” ungkapnya.

Untuk jenis seperti sancang, lanjut dia, kita harus sangat memperhatikan kondisi media tanam agar tidak terlalu lembap.

Sedangkan beberapa jenis bonsai, seperti loa, arabica, dan klampis, menyukai kondisi lembap sehingga lebih cocok untuk musim hujan.

“Ada beberapa hal penting yang harus dilakukan pada musim hujan diantaranya melakukan pemantauan daun dan batang untuk mendeteksi penyakit yang muncul akibat kelembapan tinggi. Jika curah hujan sudah tinggi, bonsai tidak perlu disiram lagi, fokus pada menjaga kesehatan tanaman dengan pengecekan rutin,” tandasnya

Menurut dia, ketika musim panas tiba, tantangan yang dihadapi adalah menjaga media tanam tetap lembap agar bonsai tidak kekeringan.

Secara umum, tanaman bonsai kebanyakan ditempatkan di outdoor karena membutuhkan sinar matahari.

“Pada musim panas, cukup menyiram media tanam sesuai kebutuhan dan memastikan bonsai mendapatkan sinar matahari yang cukup. Bonsai yang kekurangan cahaya matahari akan mengalami gangguan pada pertumbuhan dan warna daunnya,” jelasnya.

Selain itu, pemangkasan atau pruning bonsai dilakukan secara berkala untuk menjaga bentuk dan kesehatan tanaman. Jika daun mulai kusam, sudah tua, atau terlalu lebat, sebaiknya segera dipangkas.

“Pemangkasan cabang atau dahan dilakukan berdasarkan konsep bonsai yang diinginkan oleh pemiliknya. Selain itu, penggantian media tanam juga menjadi hal yang penting, perlu diganti secara berkala tergantung pada jenis media dan kondisi tanaman agar bisa tumbuh optimal,” bebernya.

Tofan berharap semakin banyak orang yang mencintai bonsai, tidak hanya untuk keindahan tetapi juga sebagai cara melestarikan alam.

Menurutnya, bonsai tidak harus berharga mahal, terpenting perawatan yang baik akan meningkatkan harga tanaman itu sendiri.

“Bonsai tidak harus yang mahal, Dengan merawat bonsai, kita bisa turut menghijaukan lingkungan sekaligus memperindah taman. Jika dirawat dengan baik, bonsai juga memiliki nilai ekonomis tinggi, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah,” pungkasnya. (ham/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#musim penghujan #tanaman bonsai #Perubahan Musim #Kota Blitar