BLITAR - Bagi Putri Velistri Pamungkas, warga Desa/Kecamatan Lodoyo ini dunia kreatif bukanlah hal yang direncanakan sejak awal. Meski begitu, dia justru berhasil menjadikan dirinya sosok yang menginspirasi, baik di dunia fashion maupun konten kreatif.
Perjalanannya dimulai ketika dia mengikuti sesi hunting foto bersama seorang fotografer di Lodoyo. “Karena aku aslinya dari Lodoyo, dari situ mulai rame insight Instagram,” kenangnya.
Tak disangka, popularitasnya di media sosial menarik perhatian agensi Blitar Talent, yang menjadi batu loncatan untuk kolaborasi dengan brand lokal, Barley.
“Dari situ aku kebantu naik, dikenalkan sama salah satu brand lokal. Habis itu, mulai jadi Brand Ambassador sampai tahun 2022/2023,” bebernya.
Pengalaman ini membuka banyak pintu bagi Sipa, sapaan akrabnya, untuk mengeksplorasi dunia fashion, khususnya thrift dan matching outfit, yang kini menjadi passion-nya.
Salah satu pengalaman paling berkesan baginya adalah ketika mulai dikenal oleh orang-orang di luar Blitar.
“Nggak banyak, hanya beberapa, tapi itu sudah jadi salah satu hal yang paling berkesan. Dengan konten sederhana tapi penuh effort, aku bisa dikenal dan menjalin pertemanan,” jelasnya.
Menjadi sosok publik tidak selalu mudah. Sipa mengungkapkan banyak tantangan yang dihadapinya, mulai dari pandangan berbeda, pendapat beragam, hingga menghadapi kritik dari orang-orang yang tidak menyukainya. “Jadi harus punya hati yang lebih luas kalau di dunia publik figur gini,” ujarnya.
Meski bukan cita-cita awal, ia melihat jalan ini sebagai peluang untuk membuktikan diri dan membanggakan orang tua.
Selain menjadi brand ambassador, dia mengaku saat ini juga bahwa masih bekerja sebagai karyawan, sehingga harus pintar-pintar mengatur waktu.
“Ambil endorse atau ngonten itu di jam sepulang kerja, kadang di waktu libur. Kalau kata orang libur buat istirahat, menurutku istirahat itu bisa didapat kalau kita gunain waktu sebaik mungkin,” terangnya.
Di bulan ini, Sipa baru saja mengadakan acara pop-up preloved bersama temannya. Tujuannya selain memperkenalkan apa itu preloved juga memperkenalkan diri dan tempat mereka pop-up.
“Rencana ke depan harus terus berkarya, bersyukur, dan tidak cepat puas dengan hasil yang telah diraih. Yang pasti terus berkembang dan gunakan setiap kesempatan dengan sebaik mungkin. Semoga plan ke depan berjalan lancar,” harapnya. (ham)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila