Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kopi Kereta Api Klasik Kini Buka Kedai di Pasar Legi, Ini Harapan si Pemilik Kopi Khas Blitar Ini

Anggi Septian A.P. • Selasa, 4 Maret 2025 | 17:00 WIB
MULTI TALENT: Owner Kopi Kereta Api Klasik, Ardian Purwoseputro melayani pengunjung yang datang ke tokonya, Senin (3/3/2025).
MULTI TALENT: Owner Kopi Kereta Api Klasik, Ardian Purwoseputro melayani pengunjung yang datang ke tokonya, Senin (3/3/2025).

 

 

 

BLITAR - Kopi Kereta Api Klasik kian memiliki tempat di hati masyarakat, khususnya masyarakat Blitar Raya. Di beberapa kios Pasar Legi, Kota Blitar kini berjajar produk Kopi Kereta Api Klasik. Tak sekadar misi bisnis, pembukaan toko ini juga memiliki semangat untuk kembali meramaikan Pasar Legi Kota Blitar.

Owner Kopi Kereta Api Klasik, Ardian Purwoseputro mengatakan, toko ini resmi beroperasi sekitar dua minggu lalu. Menurutnya, prospek bisnis dan animo masyarakat cukup bagus. “Indikasinya sederhana, barang yang terjual selama dua minggu cukup lumayan,” katanya, Senin (3/3/2025).

Toko ini menawarkan beragam jenis kopi murni dengan kualitas premium. Uniknya, selain bisa membawa pulang kopi hasil racikan toko, pengunjung juga diberi kebebasan untuk meracik atau "ngeblend" sendiri kopi pilihan mereka.

Dengan begitu, mereka bisa menyesuaikan komposisi dan ukuran kopi sesuai selera masing-masing. “Mau kopi ukuran kasar atau halus bisa, mau di mix antara Robusta dan Arabika juga boleh,” jelasnya.

Meski menyajikan kopi kelas premium, harga yang ditawarkan di Kopi Kereta Api Klasik terjangkau bagi semua kalangan. Ardian sengaja menerapkan konsep ini agar masyarakat kecil juga bisa menikmati kopi berkualitas tinggi tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

“Kopi yang enak dan berkualitas seharusnya bisa dinikmati oleh siapa saja, bukan hanya oleh kalangan atas,” terangnya.

Tak hanya menghadirkan kopi berkualitas, ada misi sosial di balik kehadiran toko ini. Ardian memilih berjualan di tengah Pasar Legi yang notabene sepi dari aktivitas perdagangan.

Dengan membuka usahanya di sana, dia berharap pelanggannya bisa ikut meramaikan pasar dan menarik lebih banyak pengunjung.

“Saya juga ingin menghidupkan kembali suasana Pasar Legi yang mulai sepi. Dulu pasar ini ramai, tapi sekarang mulai berkurang pengunjungnya. Dengan adanya toko kopi ini, saya harap bisa menarik lebih banyak orang datang ke sini,” ujar Ardian.

Dengan kombinasi kualitas, harga terjangkau, dan misi sosial untuk menghidupkan kembali Pasar Legi, Kopi Kereta Api tampaknya akan menjadi destinasi baru bagi pecinta kopi di Blitar.

Bagi yang ingin merasakan sensasi meracik kopi sendiri atau menemukan komposisi kopi yang pas, tempat ini bisa menjadi salah satu jujugan. (*/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#kedai #klasik #kopi kereta api #Ardian Purwoseputro #pasar legi #Kota Blitar