BLITAR - Pernah gak sih, saat puasa rasanya jadi lebih gampang ngantuk, apalagi pas siang hari? Padahal, baru juga mulai kerja atau sekolah, tapi mata udah berat dan badan lemas.
Sebenarnya, ada alasan ilmiah kenapa saat puasa kita cenderung mengantuk. Nah, biar lebih paham dan bisa mengatasinya, yuk simak penjelasannya!
1. Perubahan Pola Tidur
Selama Ramadan, pola tidur otomatis berubah karena kita harus bangun lebih awal untuk sahur. Jika waktu tidur malam tetap sama seperti hari biasa, otomatis waktu istirahat jadi lebih sedikit. Kurang tidur inilah yang membuat tubuh terasa lelah dan mengantuk sepanjang hari.
2. Penurunan Gula Darah
Saat puasa, kita gak makan atau minum selama berjam-jam. Akibatnya, kadar gula darah yang biasanya menjadi sumber energi mulai menurun. Hal ini membuat tubuh terasa lemas dan otak bekerja lebih lambat, sehingga rasa kantuk pun muncul.
3. Penurunan Produksi Hormon Orexin
Orexin adalah hormon yang berperan dalam menjaga kewaspadaan dan energi tubuh. Saat puasa, kadar orexin bisa menurun karena kita tidak mengonsumsi makanan seperti biasa. Inilah yang menyebabkan tubuh terasa lebih lesu dan mata sulit terbuka lebar.
4. Sistem Pencernaan yang Beradaptasi
Tubuh kita biasanya terbiasa mencerna makanan dalam pola tertentu. Saat puasa, pola makan berubah drastis menjadi hanya saat sahur dan berbuka. Proses adaptasi ini bisa menyebabkan tubuh menghemat energi, sehingga kita cenderung merasa lebih lelah dan mengantuk.
5. Makan Berlebihan Saat Sahur atau Berbuka
Makan terlalu banyak, terutama makanan berat atau tinggi karbohidrat, bisa bikin tubuh cepat lemas. Ini karena setelah makan besar, tubuh lebih fokus mencerna makanan daripada menjaga kita tetap waspada. Itulah kenapa setelah sahur atau berbuka, kita malah merasa makin ngantuk.
Jadi, rasa kantuk saat puasa itu wajar, tapi bisa diatasi dengan pola tidur dan makan yang lebih baik. (*)
Editor : M. Subchan Abdullah