BLITAR – Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Kota Blitar. Salah satu tradisi yang banyak ditunggu adalah berbuka puasa bersama di masjid.
Masjid Ar Rahman Kota Blitar menjadi salah satu masjid yang setiap tahunnya mengadakan program takjil dan buka puasa gratis bagi masyarakat.
Setiap sore, menjelang waktu Asar, jemaah yang datang ke Masjid Ar Rahman akan diberikan takjil berupa teh manis dan kurma.
Baca Juga: Pemkab Blitar Belum Terima Instruksi Resmi Terkait Penundaan Pengangkatan CASN 2024
Selain itu, mereka juga akan menerima kupon khusus yang bisa ditukarkan dengan hidangan berbuka puasa. Menu yang disajikan bergantian setiap harinya, seperti nasi rawon, soto, atau hidangan khas lainnya.
Program buka puasa gratis di Masjid Ar Rahman ini merupakan agenda tahunan yang sudah berjalan selama bertahun-tahun. Panitia masjid bersama dengan para donatur dan relawan berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci.
Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi para jemaah tetap, tetapi juga terbuka untuk umum, termasuk para musafir dan masyarakat sekitar yang ingin menikmati berbuka puasa bersama.
Baca Juga: Tak Ada Kurma Jangan Khawatir, Ini Penggantinya Buat Buka Puasa
Tak hanya berbagi makanan, Masjid Ar Rahman juga mengadakan pengajian Ramadan menjelang berbuka puasa. Para jemaah bisa mengikuti kajian Islam yang disampaikan oleh para ustaz dan kyai. Materi yang dibahas beragam, mulai dari keutamaan Ramadan, ibadah puasa, hingga amalan-amalan yang dianjurkan selama bulan suci.
Dengan adanya pengajian ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapatkan hidangan berbuka, tetapi juga ilmu agama yang bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama Ramadan.
Bagi masyarakat Kota Blitar yang ingin merasakan suasana berbuka puasa yang penuh kebersamaan, Masjid Ar Rahman bisa menjadi pilihan tepat. Selain menikmati takjil dan makanan gratis, pengunjung juga bisa meraih keberkahan dengan mengikuti ibadah di masjid. (*)
Editor : M. Subchan Abdullah