BLITAR - Sekarang masih bulan puasa, tapi banyak pendaki udah mulai planning buat healing abis Lebaran, salah satunya dengan mendaki Gunung Kelud via Karangrejo.
Pertanyaannya, apakah setelah Lebaran jalur ini bakal dibanjiri pendaki? Dan lebih banyak yang pilih camping atau tektok?
Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, pendakian biasanya mengalami lonjakan setelah Lebaran. Banyak orang yang cari alternatif liburan selain wisata perkotaan atau pantai, dan gunung jadi salah satu tujuan favorit.
Tektok alias naik-turun dalam sehari kemungkinan bakal lebih mendominasi, mengingat trek Gunung Kelud relatif gak terlalu panjang dan bisa diselesaikan tanpa harus bermalam. Tapi buat pendaki yang pengen lebih santai menikmati sunrise atau sekadar menikmati malam di alam bebas, camping juga bakal tetap jadi pilihan—apalagi kalau cuaca mendukung.
Faktor lain yang bisa mempengaruhi adalah cuaca dan kondisi jalur pendakian. Kalau setelah Lebaran hujan masih sering turun, jalur yang licin bisa bikin pendaki lebih memilih tektok demi keamanan.
Tapi kalau cuaca cerah, spot camping di sekitar puncak atau area tertentu bisa dipenuhi tenda pendaki yang ingin menikmati suasana lebih lama.
Jadi, buat kamu yang udah ngerencanain naik unung Kelud setelah Lebaran, siap-siap aja ketemu banyak pendaki lain! Kira-kira kamu tim camping santai atau tektok cepat nih? (*)
Editor : M. Subchan Abdullah