Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Inspirasi Menu Tradisional untuk Lebaran Ketupat: Bukan Cuma Ketupat dan Opor

Ifa Ma'rifatul Maula • Selasa, 8 April 2025 | 17:00 WIB
Inspirasi Menu Tradisional untuk Lebaran Ketupat: Bukan Cuma Ketupat dan Opor
Inspirasi Menu Tradisional untuk Lebaran Ketupat: Bukan Cuma Ketupat dan Opor

BLITAR - Lebaran Ketupat selalu identik dengan sajian ketupat dan opor ayam. Dua menu ini seolah jadi “paket wajib” di meja makan setiap rumah saat hari ke-7 Syawal tiba. Tapi, tahukah kamu kalau ada banyak hidangan tradisional lain yang biasa meramaikan perayaan ini di berbagai daerah.

Kalau kamu ingin membuat perayaan Lebaran Ketupat di rumah terasa lebih spesial atau mungkin sekadar ingin mencoba menu yang beda, simak inspirasi menu khas Lebaran Ketupat dari berbagai penjuru Nusantara berikut ini.

Sebelum masuk ke menu lainnya, kita tetap perlu beri penghormatan pada pemeran utama, yaitu ketupat. Ketupat adalah makanan berbahandasar beras yang dibungkus janur  dan memiliki makna mendalam dalam tradisi Islam Jawa—seperti ngaku lepat (mengakui kesalahan) dan lambang hati yang bersih.

Biasanya ketupat disajikan bersama kuah bersantan. Namun, ternyata pasangan ketupat gak harus selalu opor ayam.

1. Ayam Ingkung – Menu Sakral dari Tanah Jawa

Kalau biasanya kamu hanya menyantap opor, coba deh sajikan ketupat bersama ayam ingkung—ayam utuh yang dimasak dengan santan, bumbu rempah, dan sedikit rasa manis khas Jawa. Dalam budaya Jawa, ayam ingkung kerap digunakan untuk kenduri atau syukuran, dan cocok banget disandingkan dengan ketupat sebagai simbol berkah dan kebersamaan.

2. Rendang dan Gulai – Sentuhan Minang untuk Meja Lebaran

Di banyak keluarga urban, menu Lebaran Ketupat sudah mulai "di-Mix & Match". Salah satu yang jadi favorit adalah rendang dan gulai sapi. Keduanya kaya bumbu, tahan lama, dan cocok jadi lauk ketupat yang mantap. Apalagi kalau ketupatnya agak kenyal, rendang yang pekat bikin rasa makin nendang!

3. Sayur Lodeh – Hangat, Gurih, dan Penuh Nostalgia

Sayur lodeh jadi menu nostalgia bagi banyak keluarga di Jawa. Isinya bisa macam-macam: labu siam, kacang panjang, tempe, terong, bahkan kulit melinjo. Kuah santannya ringan tapi tetap gurih. Cocok banget untuk menemani ketupat dan lauk pendamping lainnya.

4. Telur Pindang atau Telur Bacem – Si Simpel yang Selalu Dicari

Kalau kamu ingin sajian yang praktis tapi tetap khas, telur pindang atau telur bacem bisa jadi pilihan. Warnanya yang coklat pekat dan rasa manis-gurihnya bikin anak-anak sampai orang tua susah berhenti ngunyah.

5. Sambal Goreng Kentang Ati – Si Pedas yang Bikin Nagih

Menu ini kayak sidekick yang selalu sukses mencuri perhatian. Perpaduan kentang, hati ayam/sapi, dan sambal merah yang pedas gurih bikin ketupat terasa lebih hidup. Ada juga variasi pakai pete buat yang berani!

6. Kue Tradisional dan Minuman Segar – Penutup Manis Perayaan

Setelah semua makanan berat, saatnya santai dengan kudapan. Beberapa kue khas Lebaran Ketupat antara lain:
- Klepon dan lupis – manis, kenyal, taburan kelapa
- Kue cucur dan kue apem – simbol harapan dan pengampunan
- Minuman segar seperti es kelapa muda, es timun suri, atau es dawet pun sering jadi pilihan di banyak desa.

Merayakan Tradisi Lewat Rasa

 

Lewat menu-menu ini, Lebaran Ketupat nggak hanya jadi momen silaturahmi, tapi juga ruang untuk melestarikan cita rasa tradisi. Dari ayam ingkung hingga sayur lodeh, setiap hidangan membawa cerita dan kenangan yang diwariskan lintas generasi. (*) 

Editor : M. Subchan Abdullah
#kentang #Lebaran Ketupat #telur #sayur lodeh #Telur Pindang #bacem #Sambal Goreng #menu #ati ampela