Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Melalui Sukayo Studio, Perempuan Muda Blitar Ini Kenalkan Blitar Lewat Goresan Ilustrasi di Produk Oleh-oleh

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 10 Mei 2025 | 17:10 WIB

BLITAR - Jarang hasil karya ilustrator warga Bumi Penataran dipersembahkan untuk daerahnya. Lewat Sukayo Studio, Milatun Nabila berjuang keras untuk mengenalkan Blitar lewat karya seni ilustrasinya.

Warga Kelurahan/Kecamatan Talun ini menuangkan warna-warna cerah dan desain penuh makna dalam merchandise Sukayo Studio. Bahkan tersimpan semangat lokalitas dan kecintaan mendalam terhadap Blitar. Hasil karya dari studio ilustasi miliknya kini makin dikenal di kalangan muda kreatif Blitar.

Semua itu bermula dari keresahan sederhana saat masih kuliah. Saat itu, temannya dari Bali ingin membeli oleh-oleh tentang Soekarno ketika mampir Blitar. Namun ternyata merchandise tentang proklamator tersebut hanya monoton dengan foto saja.

Maka dari itu, Mila merasa belum ada oleh-oleh khas Soekarno dan Blitar yang benar-benar mengangkat nilai lokal dengan kemasan modern yang penuh warna.

“Dari dulu kok belum ada ya sesuatu tentang Soekarno yang menarik, bukan sekadar kaus foto Soekarno, melainkan karya yang punya makna dan bisa dibanggakan untuk dibawa ke luar kota. Maka dari itu, saya ingin membuat produk dengan membawa Blitar lebih berwarna,” ujar Mila, yang ditemui di salah kafe di Blitar, Jumat (9/5).

Usai lulus kuliah di Institut Seni Indonesia (ISI) dan kembali ke Blitar, Mila mulai merealisasikan gagasannya. Dari sekadar membuat postcard bergambar peta wisata Blitar berwarna pink, hingga kini merambah ke totebag, t-shirt, pin akrilik, hingga mini poster. Semuanya hadir dengan ilustrasi khas Blitar, ceria, dan sarat pesan.

Tak hanya tentang pariwisata, Mila juga menyisipkan isu sosial dan lingkungan dalam desainnya. Salah satu karyanya yang cukup menyita perhatian menggambarkan lautan penuh sampah dengan tulisan “Ocean” sebagai sindiran halus terhadap kerusakan lingkungan.

“Setiap karya saya punya makna sendiri. Ada yang bertema tumbuh, ada yang soal kritik sosial. Sukayo ini bukan sekadar jualan gambar, melainkan ada semangat ingin mengajak tumbuh bersama lewat karya,” terang perempuan 27 tahun ini.

Meski baru berjalan sekitar setahun, Sukayo Studio sudah mulai dikenal lewat keikutsertaannya di berbagai bazar dan kolaborasi dengan komunitas. Pasarnya pun cukup beragam. Mulai dari anak-anak yang tertarik dengan pin karena warna yang cerah, hingga orang dewasa yang membeli kaus karena pesan di balik ilustrasinya.

Kini, pemasarannya masih dominan melalui Instagram dan event lokal. Meski demikian, Milatun tengah menyiapkan katalog di Shopee untuk memperluas pasar Sukayo secara online.

Untuk produksi, Mila masih bekerja sama dengan vendor lokal dan mengandalkan teknik cetak DTF (direct to film) agar bisa mencetak warna-warna cerah sesuai karakter ilustrasi. Tak jarang, dia juga mendapat respons positif dari percetakan yang tak menyangka ilustrasi penuh warna bisa dicetak sedemikian rupa dalam bentuk produk jadi.

Baca Juga: Meski Sudah Kantongi Izin, Tambang Pasir di Selokajang Blitar Ini Tak Ada Kontribusi untuk PAD

Dari sisi harga, produk Sukayo dijual dengan harga terjangkau: t-shirt Rp 148 ribu, totebag Rp 68 ribu, postcard Rp 15 ribu, pin mulai Rp 10 ribu, hingga pembatas buku Rp 5 ribu. “Aku ingin semua kalangan bisa beli dan merasakan semangat yang ingin aku bagikan lewat karya ini,” tambahnya.

Bagi Milatun, kehadiran Sukayo Studio bukan sekadar soal bisnis. Dia ingin menjadikan ilustrasi sebagai media edukasi sekaligus medium membangun identitas Blitar yang lebih berwarna.

“Mimpi saya, setiap tempat wisata Blitar ada produk Sukayo yang lebih berwarna. Mulai dari desain, warna, hingga semangatnya. Maka dari itu, semua berangkat dari semangat mengenalkan Blitar,” pungkasnya. (jar/c1/sub)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#blitar #Sukayo Studio #produk #goresan #perempuan muda #oleh oleh #merchandise #potensi #kaus #ilustrator #ilustrasi