BLITAR – Kawasan Bendungan Wlingi Raya yang membendung aliran Sungai Brantas menjadi salah satu tempat favorit masyarakat menikmati waktu luang, terutama sore hari.
Jika cuaca cerah, memasuki sore hari masyarakat yang nongkrong santai semakin ramai.
Pasalnya, mereka bisa menikmati senja sambil menikmati makanan ringan yang disajikan para pedagang kaki lima (PKL).
Saat cuaca cerah, bendungan yang berada di kawasan perbatasan Desa Tumpang, Kecamatan Talun, dengan Kelurahan Jegu, Kecamatan Sutojayan, yang terpisah aliran Sungai Brantas ramai.
Mereka datang dan bersantai sambil menanti momen matahari terbenam. Pemandangan di kawasan ini mampu menjadi daya tarik masyarakat.
“Lokasinya enak buat nongkrong bersama teman-teman,” ujar Sanjaya, warga setempat.
Menikmati kawasan bendungan ini sangat cocok datang bersama komunitas.
Tak heran, beberapa komunitas sepeda motor sering kali menjadikan tempat ini sebagai titik kopi darat (kopdar) dan menjajar sepeda motor sejenis di tepi jalan hingga hari sudah petang.
Selain area bendungan, area taman juga menjadi tempat yang sejuk untuk bersantai. Bahkan setiap akhir pekan semakin ramai kunjungan ke taman.
Selain lingkungan yang mendukung untuk bersantai, di area taman ini juga terdapat kafe Ketara, yang buka sejak siang hingga malam hari.
Praktis, di area sebelah utara aliran Sungai Brantas ini para pengunjung bisa menikmati sajian kafe dan suasana bendungan hingga malam hari.
Di area taman ini banyak spot-spot menarik untuk berfoto. Hamparan rumput hijau di pinggir bendungan sangat cocok untuk bersantai.
Bahkan, jika ingin menikmati suasana alam lebih lama, tempat ini cocok untuk lokasi camping bersama keluarga maupun komunitas. (ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah