Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dampak Negatif Standar Sosial Media Terhadap Kepribadian Generasi Muda

Prima Suci Maharani • Senin, 14 Juli 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi Pengaruh Sosial Media terhadap Generasi Muda (Dikutip dari teeninfluence.com)
Ilustrasi Pengaruh Sosial Media terhadap Generasi Muda (Dikutip dari teeninfluence.com)

BLITAR – Media sosial seperti TikTok dan Instagram telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan Generasi Z (Gen-Z).

Namun, beberapa pengusaha belakangan ini menyoroti sisi gelapnya. Ia menyebut bahwa Gen-Z terlalu mudah dipengaruhi pada konten yang beredar di platform digital, sehingga membentuk mentalitas yang tidak realistis, terutama dalam dunia kerja.

Beberapa pengusaha mengungkapkan pengalamannya mempekerjakan ratusan karyawan Gen-Z.

Banyak dari mereka terlalu terpengaruh oleh narasi “Work-Life Balance” untuk mempertahankan kesehatan mental mereka ketika terjun ke dunia kerja.

Salah satu poin kritik utama adalah konsep "authentically fake" yaitu konten yang terlihat autentik, tapi sebenarnya dirancang untuk membentuk persepsi tertentu. 

Misalnya, ada seorang kreator konten bekerja secara remote di Bali, mendapatkan snack gratis, dengan gaji fantastis. Faktanya, hal tersebut hanyalah strategi branding atau konten bayaran.

Gen-Z kerap menelan mentah-mentah dari informasi yang tersebar tanpa melihat apa motivasi dibaliknya.

Akibatnya, banyak Gen Z yang masuk ke dunia kerja dengan ekspektasi tidak realistis.

  1. Gen-Z beranggapan jika kerja harus selalu menyenangkan seperti konten-konten beredar di sosial media.
  2. Gen-Z anti kritik, mereka melihat dunia kerja hanya dari lingkungan sosial media dan menjadikannya standar utama tanpa melihat latar belakang industri.
  3. Gen-Z mengira jika kesuksesan dapat diraih secara instan tanpa melalui proses Panjang

Kritik ini memicu perdebatan di sosial media, sebagian besar netizen setuju jika sosial media sebagai faktor utama membentuk mentalitas instan dan naif.

Media sosial memang memiliki banyak manfaat, tetapi sebagai Gen-Z perlu bijak dalam menggunakannya.

Seperti informasi yang tersebar jangan hanya ditelan mentah-mentah. Jangan mudah terpaku oleh standar palsu, lebih baik membangun skill nyata dan memperkuat mental untuk menghadapi dunia kerja profesional sebenarnya.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#generasi muda #peningkatan skill #sosial media #generasi z #Informasi online #dunia kerja #konten kreator #pengaruh negatif #Standar Sosial #Kerja Remote #Gen Z #Kerja Profesional #dampak negatif #kepribadian ganda #Work Life Balance #kreator kreatif