BLITAR - Ada yang beda dari salah satu tempat nongkrong di Kota Blitar. Namanya Cafe Moeradi.
Suasananya unik, dindingnya dipenuhi aneka lukisan dan barang-barang jadul yang bikin pengunjung betah untuk berlama-lama.
Owner kafe ini adalah Ridho Pahlevi. Tapi, pengelolaannya dipercayakan pada tetangganya sendiri, Ardian Puspita Hapsari.
Dian, begitu ia akrab disapa, mengaku kalau dulu kafe ini sempat buka di Malang. Lalu pindah ke Blitar dan resmi buka di kota ini sejak 26 September 2023.
Yang menarik, bangunan kafe ini dulunya adalah rumah lama atau loji. Rumah tersebut dulu sempat digunakan untuk berjualan sembako, sebelum akhirnya diubah kembali menjadi kafe dengan konsep klasik ala era 1989.
“Konsepnya memang diambil dari tahun berdirinya rumah ini. Yakni pada 1989 itu,” ungkap Dian.
Kafe ini berada di Jalan Moeradi, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Dari luar seperti rumah biasa, tapi begitu masuk, suasananya langsung membawa nostalgia. Tiap sudut penuh barang-barang lama yang ditata rapi dan estetik.
Bukan cuma buat ngopi, tempat ini sering dipakai anak muda untuk mengerjakan tugas sekolah sembari berfoto-foto. Banyak spot menarik yang bikin hasil foto tampak klasik dan beda dari yang lain.
Barang-barang jadul yang dipajang bukan sekadar pajangan. Namun, barang jadul yang memiliki kesan tersendiri untuk peminatnya.
Cafe Moeradi bukan cuma soal kopi, melainkan juga suasana. Konsepnya yang kuat dan suasana tempo dulunya jadi daya tarik utama.
Baca Juga: Generasi Muda dan Misi Wisata Berkelanjutan: Dari Bukit Pertapaan hingga Sumur Amber
Tempat ini pun perlahan jadi salah satu tongkrongan favorit anak muda di Blitar. (mg2/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah