BLITAR – Surga tersembunyi dari Jawa Timur berhasil memantik perhatian hingga skala internasional.
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, yang selama ini menjadi kebanggaan Indonesia, berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai taman nasional terindah ketiga di dunia versi Bonds, platform perjalanan ternama asal Amerika.
Pada Desember 2023, dunia pariwisata internasional dikejutkan oleh pengumuman Bonds yang menempatkan Bromo di posisi ketiga dalam daftar taman nasional terindah di planet ini.
Posisi pertama dan kedua masing-masing diraih oleh Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan dan Taman Nasional Leni Maran Hense di Brazil.
Apa sebenarnya yang membuat hamparan pasir dan rumput ini begitu istimewa?
Pertama, sunrise di Penanjakan yang legendaris. Setiap pagi, ratusan wisatawan rela bangun dini hari dan menempuh perjalanan berliku hanya untuk menyaksikan matahari terbit di antara gumpalan kabut dan siluet gunung-gunung purba.
Banyak fotografer profesional mengakui ini adalah pemandangan matahari terbit terbaik se-Asia Tenggara.
Kedua, Lautan Pasir yang membentang seluas 10 kilometer persegi. Hamparan pasir vulkanik ini adalah bukti nyata letusan dahsyat Gunung Tengger Purba ribuan tahun lalu.
Kini, wisatawan bisa menjelajahinya dengan jeep atau menunggang kuda.
Kawah Bromo yang masih aktif dengan diameter sekitar 800 meter, kawah ini terus mengeluarkan asap belerang putih, menciptakan pemandangan bak planet asing.
Penghargaan dari Bonds ini bukan yang pertama bagi Bromo. Sebelumnya, UNESCO juga memasukkan kawasan ini dalam daftar tentative World Heritage.
Dengan pengakuan internasional ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk menjaga keindahan alam yang tak ternilai harganya ini.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.